RABU , 19 DESEMBER 2018

Saling Sikut di Sirkuit Golkar

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Selasa , 19 September 2017 12:55
Saling Sikut di Sirkuit Golkar

Partai Golkar

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak dan Pilgub Sulsel, atmosfir politik mulai terasa kencang. Bukan hanya dikalangan figur yang mewacana maju, melainkan persaingan di internal partai politik juga semakin terasa. Salah satunya di Partai Golkar.

Di partai yang berlambang pohon beringin ini, sulit dipungkiri dukungan kadernya bakal terbelah. Salah satu indikasinya intensifnya kebijakan rotasi hingga penonaktifan pengurus, yang terus terjadi. Contohnya rotasi terhadap Ketua DPRD Gowa dan DPRD Selayar, pencopotan Maqbul Halim sebagai Wakil Ketua Golkar Sulsel, dan potensi kekecawaan kader lantaran terabaikan di Pilkada, seperti tak diusungnya Dolla Mando di Sidrap, maupun Akhmad Syarifuddin di Palopo.

Saat dikonfirmasi, Bendahara DPD I Golkar Sulsel Rusdin Abdullah mengakui hal tersebut. Namun, ia menyebutkan persoalan sanksi hingga berujung pemecatan, maupun soal usungan figur di Pilkada di kalangan eksternal adalah  kebijakan politik yang lumrah terjadi di partai manapun termasuk Golkar.

Soal penyebab diberikan sanksi pemecatan kepada kader Golkar, Rudal sapaan akrabnya mengungkapkan hal itu terjadi karena kader tak menjaga lisan dan tindakan yang dipercayakan partai kepada bersangkutan.

“Saya pikir soal itu, partai lain juga sama. Kalau ada kader melanggar perintah partai di sanksi. Saya pikir partai berikan sanksi kepada kader dengan pertimbangan dan alasan yang jelas,” ujarnya saat ditemui di KPU Sulsel usai audiensi dengan KPU Senin (18/9).

Menurut kandidat Wali kota Makassar ini, jika kader yang di pecat tak solid di Pilkada maupun Pilgub itu urusan individu. Lanjut dia, sebagai kader partai Golkar masih solid baik di Pilkada Serentak maupun Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

“Soal menghadapi Pilkada saya pikir kader Golkar tetap solid, kalaupun ada yang merasa dirugikan itu tergantung individu siapa dia pilih saat Pilkada,” katanya.


div>