SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Sambut HUT ke-94, PDAM Makassar Gelar Donor Darah

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Muhammad Alief

Senin , 06 Agustus 2018 13:40
Sambut HUT ke-94, PDAM Makassar Gelar Donor Darah

PDAM Kota Makassar bekerjasama dengan PMI Sulsel mengadakan bakti sosial Donor Darah, Senin (6/8).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dalam rangka menyambut HUT ke 94 tahun, PDAM Kota Makassar bekerjasama dengan PMI Sulsel mengadakan bakti sosial Donor Darah, bertempat Di Aula Tirta Dharma, Kantor Pusat PDAM, Jalan Ratulangi, Makassar, Senin (6/8).

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara yang sudah masuk dalam agenda HUT. Ketua Panitia HUT PDAM Makassar, Asdar Ali yang juga Direktur Umum mengatakan, target pendonor pada kegiatan ini sekitar 100 kantong, tapi jika melihat antusiasme pegawai yang ikut, bisa saja jumlahnya bertambah dan diprediksi bisa mencapai 200 kantong darah.

“Ini tentunya sangat bagus, karena tingkat kepedulian pegawai mendonorkan darahnya diluar espektasi kami. Sangat luar biasa hari ini, terlihat dari antrian pegawai yang mengisi formulir untuk ikut serta,” ujar Asdar Ali.

Bahkan, banyak diantara pegawai yang baru pertama kali ikut berdonor juga mengaku terpanggil untuk ikut dalam rangka memeriahkan HUT PDAM.

Asdar berharap kegiatan sosial seperti ini bisa berkesinambungan dan berlanjut. Apalagi memang PDAM sudah punya agenda rutin setiap 3 bulan melakukan donor darah di Kantor yang diikuti pegawai lingkup internal PDAM Makassar.

Selain kegiatan donor darah tersebut, juga akan dilakukan pemasangan baru gratis secara sombolis kepada masyarakat berpenghasilan rendah, atau yang masuk kategori miskin berdasarkan syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Diantaranya yakni bukti kepemilikan sah atas tanah yang ditempati merupakan syarat utama, karena untuk menghindari terjadinya penutupan apabila pemilik sah komplain atas hal tersebut.

“Sudah ada daftarnya dan sudah disurvey oleh petugas kami. Ada 25 rumah yang masuk program sambungan gratis dan terbagi dimasing-masing kantor wilayah, mencakup beberapa kecamatan yang telah memenuhi persyaratan. Sebenarnya banyak yang terdaftar, tapi setelah diseleksi hanya 25 yang cocok,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat Kota Makassar yang ingin mendapatkan layanan gratis ini agar tidak terpedaya terhadap oknum yang mengatasnamakan PDAM dan memanfaatkan program ini dengan mengatakan program ini berlaku untuk umum, padahal terbatas bagi yang memenuhi syarat. (*)


div>