SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Sandiaga Uno Garap Lumbung Jokowi

Reporter:

Suryadi Maswatu - Fahrullah

Editor:

Iskanto

Senin , 05 November 2018 08:40
Sandiaga Uno Garap Lumbung Jokowi

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI, Sandiaga Salahuddin Uno mulai gencar melakukan safari politik keberbagai daerah jelang Pilpres 2019 mendatang.

Target utama cawapres Prabowo Subianto itu adalah daerah-daerah yang berhasil dimenangkan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 lalu. Salah satunya Sulawesi Selatan. Pada Pilpres 2014 lalu, Jokowi yang menggandeng Jusuf Kalla (JK) sebagai wakil berhasil meraih 3.037.026 suara di Sulsel.

Lawatan Sandiaga Uno ke Sulsel menjadi yang kedua pasca ditetapkan sebagai peserta Pemilu. Mantan Ketua HIPMI itu sebelumnya telah berkunjung ke Sulsel, khususnya Makassar pada tanggal 19 Agustus 2018 lalu.

Sebelum ke Makassar, Sandi menemui masyarakat Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare. Roadshow ini berlangsung selama 2 hari, Sabtu 3 November hingga Minggu 4 November.

Saat tiba di Makassar, Sandiaga Uno bermalam Minggu bersama kaum milenial, komunitas emak-emak, dan seluruh simpatisan Prabowo-Sandi, di Kompleks Pasar Segar, Jalan Pengayoman, Kota Makassar.

Kemudian menggelar dialog dengan 100 akademisi dan guru besar se-Sulsel di Hotel Amaris Panakukang Makassar. Paginya, Sandi kemudian jogging di Lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (4/11). Dan dilanjutkan dengan ngopi bersama partai koalisi, pelaku usaha dan komponen masyarakat.

Sandiaga menyebutkan, jika ada 110 juta peluang usaha bagi kaun milenial pada tahun 2030. Oleh karena itu anak muda tidak boleh hanya menjadi penonton. “Pola pikir harus dirubah, anak muda harus menjadi pemain,” katanya.

Ia menyarankan kepada seluruh anak muda yang ingin sukses agar mencoba hal-hal yang baru, proaktif, dan berani mengambil resiko. “Apalagi saat ini perekonomian Indonesia sedang lesu. Anak muda jangan menjadi beban ekonomi Indonesia melainkan menjadi solusi bagi bangsa ini,” tuturnya.

Saat berdialog dengan sejumlah akademisi, Sandi mengaku jika tujuan mengajak para akademisi di timur Indonesia itu untuk memberikan pandangan perihal berbagai persoalan di negeri ini.

Masukan akan dijadikan solusi untuk membangun bangsa dari berbagai sektor. Ekonomi, pendidikan dan kebangsaan. “Perkuat sendi ekonomi rakyat, perbanyak anak muda ke jalur wirausaha, selamatkan generasi milenial dari pengaruh narkoba, penguatan bangsa dengan penegakan hukum, dan perhatikan fondasi kebangsaan kita ke depan,” jelasnya.

Mantan Wagub DKI Jakarta itu menambahakn, beberapa hal jadi sorotan, terkait penguatan ekonomi kerakyatan demi mewujudkan kepemimpinan nasional yang kuat.

“Perkuat pencegahan korupsi, penumpasan kasus narkoba, menyiapkan generasi muda sebagai pemimpin sesuai tantangannya dan pelaku enterpreneur (pengusaha muda) yang lebih besar,” tutur Sandi.

Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andry Arief Bulu mengungkapkan alasan jagoannya mematok target tinggi di Sulsel. Menurutnya, kepercayaan diri tinggi tersebut tak diungkapkan begitu saja.

“Insya Allah Sulsel bisa direbut. Kekuatan Prabowo-Sandi di Sulsel dilihat dari sambutan masyarakat Sulsel yang sangat menggembirakan. Meski belum secara resmi, tapi kita lihat survei yang dirilis oleh teman-teman lembaga survei kita sudah bisa menghitung sendiri. Perhitungan kami sendiri angkanya lebih dari cukup. Itu memberikan kegembiraan dan semangat bagi kami,” tuturnya.

Namun, politisi Gerindra Sulsel tersebut enggan membeberkan angka survei tim internalnya. Dirinya hanya menyebut jika respon masyarakat begitu positif terhadap duet Prabowo Sandi. “Kalau persentase yang ada sekarang dengan sisa waktu 6 bulan kami optimis bisa melewati incumbent,” tambahnya.

Kaum milenial serta komunitas emak-emak, dianggap Andry sebagai basis yang mampu disentuh dengan baik oleh Prabowo-Sandi. Keberhasilan duet ini menggaet pemilih dari segmen tersebut berdampak cukup besar terhadap elektabilitas pasangan capres dan cawapres nomor urut dua tersebut.

Terpisah, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, hingga kini belum memiliki jadwal kapan akan berkunjung ke Sulsel, khususnya Makassar.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulsel Jokowi-Maruf, Syamsul Bahri mengaku jika jagoannya itu belum memiliki jadwal kampanye. “Pak Jokowi dan pak Ma’ruf pada saatnya akan berkunjung di Sulsel,” kata Syamsul Bahari.

Politisi Partai Golkar ini menyebutkan, jika Jokowi mengunjungi sejumlah daerah bukan kapasitasnya sebagai calon presiden, namun sebagai presiden yang masih memiliki kewajiban dan tanggun jawab sebagai kepada negera. (*)


div>