JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Sanksi Pemecatan Menanti Pejabat Narkoba

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 26 April 2016 15:59

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Aris Amin, Kasubag Pembangunan Pemkab Enrekang yang tertangkap membawa dan memiliki sabu-sabu beberapa waktu lalu, nasibnya seperti di ujungtanduk. Selain sanksi pidana yang menantinya, sanksi pemecatan sebagai PNS dan pejabat Pemkab Enrekang juga bakalan diberikan kepada suami Lurah Bangkala ini.

Kepala Inspektorat Andi Sapada yang dikonfirmasi di Kantornya Senin (25/4), menyatakan bahwa sanksi yang menanti Aris Amin berlapis-lapis dan Berat sebagaimana yang diatur dalam PP No 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“Aturannya jelas sekali bahwa PNS yang tidak masuk kerja selama 41 hari berturut-turut akan dikenakan sanksi pencopotan jabatannya. jika mencapai 45 hari kerja sanksinya lebih keras lagi yakni pemecatan sebagai PNS. Itu yang jelas tertulis dalam PP No 53 tentang displin PNS,” jelad Andi Sapada.

Senada dengan Kepala Inspektorat, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Haidar yang dikonfirmasi terpisah menyatakan bahwa penerapan pencopotan jabatan maupun pemecatan itu dilakukan setelah proses hukumnya sudah selesai dan vonisnya sudah memiliki kekuatan hukum yang tetap alis inkra.

“Kita tunggu hasil proses hukumnya selesai. kalau terbukti di pengadilan aris Amin pasti akan dijatuhi hukuman berat sesuai aturan yang berlaku bagi PNS.” Tutup Haidar yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan ini.


div>