RABU , 21 NOVEMBER 2018

Saresahan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Rumuskan Strategi Pembinaan Mahasiswa

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 25 Agustus 2017 19:52
Saresahan Wakil Rektor Bidang  Kemahasiswaan  Rumuskan Strategi Pembinaan Mahasiswa

int

MAKASSAR – Lebih dari seratus pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN)  dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Bidang Kemahasiswaan se-Indonesia dan perwakilannya hadir dalam acara  ‘Sarasehan Kemahasiswaan, Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan’,  Kamis (24/8).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Al Jibra Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini merupakan rangkaian acara Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas ke-30). Dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dr Didin Wahidin.

Rektor UMI, Prof Masrurah Mokhtar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan seluruh perwakilan kemahasiswaan perguruan tinggi se-Indonesia dalam acara sarasehan kemahasiswaan.

Ia berharap sarasehan sebagai bentuk koordinasi dan evaluasi yang aplikatif untuk perbaikan penyelenggaraan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pimnas tahun depan.

Sementara itu, Dr Didin Wahidin menyampaikan bahwa kegiatan PKM ini dilaksanakan sebagai upaya membentuk mahasiswa menjadi manusia ‘paripurna’ yang mempunyai kekuatan adidaya dan berakhlak mulia serta menanamkan sifat keilmiahan pada para mahasiswa.

Selain itu, ia juga berharap bahwa kegiatan kemahasiswaan seperti ini dapat turut diprakarsai oleh perguruan tinggi itu sendiri. Sehingga,  tercipta hubungan timbal balik yang baik antara perguruan tinggi dan Kemenristekdikti.

[NEXT-RASUL]

Berdasarkan diskusi yang dilakukan,  dapat disimpulkan beberapa hal terkait penyelenggaraan PKM dan Pimnas selanjutnya. Diantaranya,  peningkatan kualitas dan kuantitas reviewer PKM dan Pimnas sangat dibutuhkan, juga perbaikan indikator peserta yang lolos pimnas perlu perbaikan. Ini agar tidak menimbulkan kesubjektifan dan kesalahpahaman, serta perlunya persiapan yang matang dan perbaikan untuk buku panduan pimnas mendatang.

Selanjutnya, proses penentuan calon tuan rumah pimnas berjalan melalui pengajuan kesediaan para undangan. Perwakialn dari Universitas Negeri Yogyajarta menawarkan diri untuk  bersedia menjadi penyelenggara Pimnas ke-31.

Tidak kalah antusias, kampus tetangganya Universitas Islam Indonesia  (UIM) juga menawarkan diri menyokong menjadi tuan rumah pimnas yang akan datang.

Beberapa perwakilan dari Univeristas Jember juga menawarkan diri. Mekanisme ditawarkan dalam kegiatan tersebut adalah peserta mengajuan diri. Tradisi dalam pengajuan diri ini menggilir antara PT Jawa dan Luar Jawa serta PTN atau PTS.

Ditemui setelah acara,  Dr Senawi menyampaikan kriteria tuan rumah Pimnas.

“Harus ada Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur yang memadai untuk menjadi tuan rumah Pimnas,” ujarnya.

Lebih jauh, Suryo juga menyampaikan bahwa mekanisme penentuan tuan rumah akan dilanjutkan dengan pengiriman tim survei pada kedua universitas tersebut. “Keputusan akan diumumkan sesegera mungkin,” imbuh koordinator perguruan tinggi bidang kemahasiswaan itu.
(irsal mashudi)


Tag
  • UMI Makassar
  •  
    div>