RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Sarjana Pertanian Rembuk Nasional di Novotel

Reporter:

Editor:

RRS

Minggu , 14 Mei 2017 18:09
Sarjana Pertanian Rembuk Nasional di Novotel

int

Editor : Rasmi RS

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) menggelar acara rembuk nasional,  Jumat (12/5), di Hotel Novotel. Kegiatan ini membicarakan topik ‘Regenerasi Sektor Pertanian’.

Sebelum rembuk nasional, ada tiga rangkaian kegiatan yang telah digelar seperti seminar gizi, pelatihan urban farming, dan kelas inspirasi.

Kegiatan rembuk nasional yang dipandu Syahruni Aryanti dan  Salman Dianda Anwar ini digelar untuk menekankan aspek demografi dan struktur umur angkatan kerja di sektor pertanian yang banyak diisi orang tua.

“Enam puluh dua persen  tenaga kerja disektor pertanian berusia lebih dari 45 tahun,” ungkap Ketua BPW PISPI Sulawesi Selatan Dr Suwardi Bakri saat menyampaikan  dasar pemikiran diselenggarakannya rembuk.

Gubernur Sulawesi Selatan dalam sambutan yang diwakili Asisten II mengapresiasi Sulsel menjadi tempat pelaksanaan rembuk PISPI.

Catur Budi Harto selaku Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI yang juga Bendahara Umum PISPI merespon dan mengajak Sarjana-sarjana pertanian melalui PISPI untuk mendukung dan memanfaatkan program pemerintah.

Ketua OKK BPP PISPI, Kamhar Lakumani menegaskan kesiapan PISPI untuk menjadi penggerak dan pendorong tumbuh kembangnya pelaku usaha agribisnis.

“Apalagi  ada peluang akses perbankan, utamanya bank pelat merah yang mendapatkan mandat pemerintah bersama BUMN lainnya untuk membantu pertanian. Ini adalah peluang yang mesti dimanfaatkan sebagai antisipasi dan upaya mewujudkan Indonesia emas 2045 dengan memanfaatkan bonus demografi yang jika diabaikan bisa menjadi beban demografi,” tandasnya. (*)

 


Tag
div>