SENIN , 10 DESEMBER 2018

Sasar Tenaga Pendidik, BNNK Polman Gelar Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba

Reporter:

Ran

Editor:

Iskanto

Kamis , 25 Oktober 2018 18:46
Sasar Tenaga Pendidik, BNNK Polman Gelar Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar menggelar kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Institusi Pendidikan, yang dilaksanakan di Hotel Lilianto, Polewali, Kabupaten Polman, Kamis (25/10).

POLEWALI, RAKYATSULSEL.COM – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar menggelar kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Institusi Pendidikan, yang dilaksanakan di Hotel Lilianto, Polewali, Kabupaten Polman, Kamis (25/10).

Kegiatan tersebut diikuti 30 orang peserta yang terdiri dari para guru sekolah dan guru Bimbingan dan Konseling (BK) tingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) serta perguruan tinggi di Kabupaten Polman.

Menurut Kepala BNNK Kabupaten Polman, Muh Syabri Syam kepada Rakyat Sulsel menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka advokasi Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di lingkungan institusi pendidikan.

“Sekolah dan universitas memegang peranan penting, karena sekolah dan universitas merupakan tempat berkumpulnya anak-anak muda yang sering dijadikan sasaran. Selain itu salah satu tugas dan fungsinya untuk melakukan pencegahan mudah dilaksanakan karena sekolah dan universitas lebih berstruktur sehingga mudah diadakan pengawasan meskipun dilakukan secara komprehensif dan terpadu,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Syabri, tenaga pendidik meliputi guru dan dosen, harus terpanggil turut serta dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Terusik bilamana terjadi perkara, narkoba. Oleh karenanya guru atau dosen mempunyai kewajiban berperan serta dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan narkoba,” imbuh Syabri.

Dalam kegiatan tersebut, pemaparan materi aspek hukum Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dibawakan Kasatres Narkoba Polres Polman, sementara materi partisipasi masyarakat dalam program P4GN dibawakan langsung Kepala BNNK Polman Muh Syabri Syam.

“Kalau seorang anak dari satu keluarga baik sebagai pelajar, mahasiswa, maupun sebagai pemuda generasi penerus bangsa terlibat penyalahgunaan narkoba seperti ini, bagaimana mungkin dia bisa jadi calon pemimpin bangsa Indonesia,” kata Syabri.

Kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Institusi Pendidikan ditutup dengan penyerahan seritifikat kepada peserta kegiatan dan foto bersama. (*)


div>