Minggu, 20 Agustus 2017

Satgas Media Sosial II Wilayah Sulsel Resmi Terbentuk

Jumat , 16 Juni 2017 22:54
Penulis : Suryadi Maswatu
Editor   : Ashar Abdullah
Foto bersama saat setelah melakukan rapat koordinasi integrasi kanal Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota wilayah Sulawesi yang diselenggarakan di Hotel Clarion, Jumat (16/6). Foto: ist
Foto bersama saat setelah melakukan rapat koordinasi integrasi kanal Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota wilayah Sulawesi yang diselenggarakan di Hotel Clarion, Jumat (16/6). Foto: ist

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Menindak lanjuti Instruksi Presiden Joko Widodo
usai melaksanakan rapat terbatas dijajaran Kabinet pemerintahannya, soal akan dibentuknya satuan tugas (satgas) Media sosial (Medsos).

Berdasarkan hal tersebut, satgas medsos II wilayah Sulsel resmi terbentuk setelah melalui rapat koordinasi integrasi kanal Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten/Kota wilayah Sulawesi yang diselenggarakan di Hotel Clarion, Jumat (16/6).

Dalam rapat tersebut perwakilan Pemda memaparkan kondisi hoax dan bagaimana cara menangkal penyebaran berita bohong tersebut. Agar dapat diantisipasi seringnya muncul ujaran kebencian, fitnah, dan berita bohong di media sosial terkait hal-hal politis.

Menurut Tenaga Ahli Kantor Staff Kepresidenan Alois Wisnuhardana, satgas medsos yang dibentuk bertugas mengantisipasi propaganda dan berita bohong di media sosial.

“Satgas medsos ini akan mengantisipasi propaganda berita berita bohong yang beredar dimedia sosial khususnya di dunia maya,” tuturnya

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Telematika, Denny Hidayat Saat ditemui disela-sela acara, mengutarakan, tugas lain satgas medsos ini bukan sekadar menghadapi propaganda negatif, tetapi sebagai upaya pemerintah untuk terus melakukan perbaikan komunikasi publik.

“Setiap respon terhadap keluhan publik, harus bisa langsung ditunjukkan dan nyata ditangani setiap keluhan-keluhan itu,. Kami harapkan model komunikasi lembaga pemerintah selama ini dapat berubah. bagaimana merespon keluhan, pendapat masyarakat itu harus dilakukan terobosan – terobosan,” pungkasnya.