RABU , 12 DESEMBER 2018

Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar Lumpuhkan Residivis Curas

Reporter:

Ramlan Makkaratang

Editor:

Muhammad Alief

Kamis , 26 Juli 2018 21:38
Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar Lumpuhkan Residivis Curas

Personil Gabungan Resmob Sat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar dan Unit Opsnal Sat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar berhasil meringkus residivis Curas

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), akhirnya tidak berkutik saat diringkus Personil Gabungan Resmob Sat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar dan Unit Opsnal Sat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar, di rumahnya Kamis (26/7) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar, AKP Benny Pornika mengungkapkan, pengangguran itu ditangkap lantaran telah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan beberapa hari lalu.

Pelaku yang bernama Hendra (24), yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) itu berhasil diamankan hanya dengan waktu dua hari.

“Pelaku diamankan saat menawarkan HP Iphone 6 Plus, warna Gold kepada salah satu temannya di salah satu Warnet di Jl Tarakan Makassar,” ungkap AKP Benny Pornika.

Pelaku mengakui perbuatannya setelah dilakukan interogasi. Pelaku kemudian dibawa untuk menunjukkan barang bukti dari hasil kejahatannya.

“Setelah di interogasi pelaku mengakui perbuatannya dan dilanjutkan pencarian barang bukti di rumah rekannya yang bernama Akbar,” sambung AKP Benny.

Namun, saat dilakukan pengembangan, pelaku berupaya melarikan diri, sehingga dengan sigap personil gabungan lantas melakukan pengejaran dan telah melepaskan tembakan peringatan, akan tetapi pelaku tetap lari dari kejaran petugas.

“Pelaku mencoba melarikan diri dan saat diberikan tembakan peringatan pelaku tidak mengindahkan sehingga pelaku dilumpuhkan pada bagian betis,” ungkap AKP Benny Pornika.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, untuk dilakukan perawatan medis. Bersama barang bukti, pelaku yang juga merupakan residivis kemudian diamankan di Mapolres Pelabuhan Makassar untuk proses hukum lebih lanjut. (*)


div>