SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Satu Malam, Dua Warga Lutim Tewas Ditikam

Reporter:

Editor:

dedi

Sabtu , 10 Desember 2016 13:11
Satu Malam, Dua Warga Lutim Tewas Ditikam

Ilustrasi

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Perkelahian antar pemuda yang terjadi di Kecamatan Tomoni dan Burau mengakibatkan dua orang tewas ditikam.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kecamatan Tomoni, tepatnya di lapangan Tomoni. Adi Rahman warga Desa Mandiri tewas ditangan Edwin saat menikam di bagian dada dan kepala.

Akhirnya, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.

Sebelumnya, persoalan ini bermula karena ketersinggungan. Dimana Edwin dan rekannya tidak terima di maki- maki. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 22:30 Wita Jumat malam.

“Pelakunya, sudah diamankan di Polsek Mangkutana. Hari ini, dipindahkan ke Polres Lutim ,” kata Kasat Reskrim Polres Lutim, Iptu Andi Akbar.

Berdasarkan keterangan para saksi, sebelum penikaman terduga pelaku, Edwin alias Tombeng bertemu dengan Rendy bersama 3 rekannya. “Saat mengobrol dengan temannya, lelaki Rendy dan Edwin datang dengan mengendarai motor dan melontarkan kata-kata kasar,” tutur Iptu Andi Akbar Kasat Reskrim Polres Lutim.

Tak terima dengan umpatan itu, lekaki Edy turun dari motornya dan mendatangi Edwin. Saat keduanya bersitegang, korban Adi Rahman bermaksud melerai keduanya.

Namun, nahas bagi korban, sebab Edwin langsung memukul korban dan menikam dengan badik, diakibat korban tersungkur bersimbah darah.

[NEXT-RASUL]

Selanjutnya, di TKP yang berada di Kecamatan Burau. Dimana, Nasir Petta, tewas ditikam orang tak dikenal. Pelaku ditikam saat berjalan sendirian di daerah Jalajja.

Hingga, kini petugas masih mengejar pelaku penikaman. Peristiwanya, terjadi sekira pukul 22.00 Wita Jumat malam.

Kapolsek Burau, AKP Hariadi Tukiyar, yang dikonfirmasi menerangkan, kasus penikaman di Kecamatan Burau diduga dipicu dendam lama.

“Kami masih mengejar pelakunya, sejumlah saksi sudah kita mintai keterangannya. Semoga saja dalam waktu singkat kita sudah dapat indentitas pelakunya,” katanya. (Baim)


div>