JUMAT , 22 JUNI 2018

Satu Meninggal Karena Sengatan Listrik, Dua Lainnya Ditangani Cepat Oleh Dottoro’ta

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 26 Juni 2017 21:30
Satu Meninggal Karena Sengatan Listrik, Dua Lainnya Ditangani Cepat Oleh Dottoro’ta

Petugas Home Care "Dottoro'ta " saat memberikan pertolongan pertama kepada korban sengatan listrik Kecamatan Manggala, Makassar, beberapa waktu lalu. Foto: ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sedikitnya, 3 (tiga) orang tersengat arus listrik jaringan Tegangan Menengah (TM) 20 KV, di jalan poros Perumnas Antang Kelurahan Manggala Kecamatan Manggala, Senin (26/6) sore. Satu orang meninggal dunia, dan dua orang korban dengan cepat langsung di tangani oleh Home Care “Dottoro’ta “.

Dari informasi yang berhasil di himpun, dari 3 (tiga) orang korban tersebut, satu orang meninggal dunia di tempat yakni Anggara (35) warga Jalan Poros Perumnas Antang Kelurahan Manggala. Kemudian dua korban yang selamat saat ini dalam kondisi kritis yakni Andi (37) warga Jalan Bangkala Raya Kelurahan Biringromang  Kecamatan Manggala dan Burhanuddin (45) Warga Jalan Bangkala Stapak 2 Kelurahan Biring romang Manggala.

Kedua korban sengatan listrik berhasil mendapat penaganan awal dari tim Home Care ” Dottoro’ta ” Puskesmas Prumnas Antang Kelurahan Manggala.

Ashira (51) salah satu dari petugas Home Care mengatakan, berhasil memberikan pertolongan pertama kepada dua korban yakni Andi dan Burhanuddin kemudian merujuknya ke Rumah sakit Hermina untuk mendapatkan perawatan khusus.

“Dua korban sudah diberikan penanganan awal tim Home Care dengan memberikan bantuan obat – obatan dan oksigen,  kemudian kami rujuk ke Rumah Sakit,” ungkap Ashira.

Lanjut Ashira, untuk korban yang meninggal dunia pihaknya telah mendapati Anggara sudah meninggal dunia saat tim dottoro’ta tiba di rumahnya.

“Sekedar di ketahui, untuk pelayanan kesehatan Home Care Dottoro’ta, meskipun masih dalam suasana hari libur idul Fitri, namun kami tetap terus berjaga di posko Puskesmas Prumanas Antang selama 24 jam,” pungkasnya.


div>