SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Satu Tersangka Kasus Bandara Meninggal di Lapas

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 23 Mei 2017 13:07
Satu Tersangka Kasus Bandara Meninggal di Lapas

Lapas Klas 1 Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan proyek perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Maros, Raba Nur ditemukan meninggal dunia di ruang tahanan Lapas Klas 1 Makassar, Senin (22/5) dini hari.

Berdasarkan informasi, Raba Nur meninggal dunia lantaran mengidap penyakit diabetes militus.

“Menurut catatan medis dokter kami, tahanan tersebut mempunyai riwayat penyakit diabetes melitus,” ujar Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Makassar, Marasidin Siregar di Lapas Klas 1 Makassar diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (23/5).

Menurut Marasidin, terdakwa ternyata sudah lama menderita penyakit diabetes melitus. Sehingga, pihak keluarga dibiarkan menemani bila ada yang terkena sakit.

“Di sini saya memberi kebijakan kalau ada tahanan yang dirawat inap di klinik, maka pihak keluarga boleh menemani tahanan dari pagi hingga malam hari. Kemarin malam keluarga dari Raba Nur meninggalkan lapas sekitar pukul 20.00 WITA,” ungkap Marasidin.

Rencananya Raba Nur akan kembali menjalankan sidang di Pengadilan Tipikor Negeri Makassar namun dibatalkan lantaran terdakwa meninggal dunia.

“Hari ini jadwalnya saya menjemput terdakwa kasus bandara yaitu Siti Rabiah dan Raba Nur, tapi karena salah satu terdakwa meninggal, saya mendapat infokalau sidang ditunda,” ujar petugas penjemput tahanan, Al.

[NEXT-RASUL]

Terpisah, Kepala Bidang Humas PN Makassar, Ansar Majid membenarkan adanya tahanan Pengadilan Tipikor yang meninggal dunia. Ia juga mengatakan terdakwa (Raba Nur) sempat mengajukan penangguhan penahanan.

“Selama ini memang yang bersangkutan meminta penangguhan penahanan. Tetapi kami belum pertimbangkan waktu itu, karena untuk Tipikor kami sangat hati-hati untuk mempertimbangkan. Yang kami kabulkan hanya terkait izin berobat saja. Setelah berobat masuk lagi,” ujar Ansar. (***)


div>