SELASA , 23 OKTOBER 2018

Satu Triwulan, Pemkab Hanya Habiskan 7 Persen APBD

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 26 April 2016 15:54

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Belanja kegiatan dan program Pemkab Bulukumba di triwulan pertama (Januari-Februari-Maret), terbilang masih rendah. Rapat monotoring dan evaluasi kegiatan dan program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulukumba 2016, realisasi belanja baru sekitar Rp 28,2 miliar atau 7,03 persen.

Padahal, belanja kegiatan dan program yang disiapkan Pemkab Bulukumba sebesar Rp 657,5 miliar. Belanja kegiatan dan program sebesar itu, cukup untuk menggerakkan sektor ekonomi. 

Realisasi belanja program dan kegiatan yang baru mencapai 7,03 persen, disampaikan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, HA Andi Syafrul Patunru, di rapat monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan triwulan pertama, Senin (25/4).

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, mengatakan realisasi belanja yang baru mencapai 7 persen, jelas itu bukan prestasi yang menggembirakan. Wabup Tomy Satria Yulianto, kemudian menyindir kepala SKPD yang capaian belanja program dan kegiatan di triwulan I, masih rendah.

“Ini masih sama dengan tahun sebelumnya. Mengerjakan hal-hal yang sama, di mana letak pembelajarannya. Kita sepertinya jatuh ke lubang yang sama,” kata Wabup Tomy Satria Yulianto.

Seperti diketahui, belanja kegiatan dan program Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulukumba di triwulan I termasuk yang tertinggi. Belanja RSUD sudah mencapai Rp 28,2 miliar dari target belanja Rp 102,5 miliar atau 27,56 persen. 

Sementara itu, Dinas Bina Marga Bulukumba merupakan dinas yang paling rendah serapan anggarannya. Realisasi belanja Dinas Bina Marga Bulukumba baru Rp 189,9 juta dari target belanja Rp 143,4 miliar atau 0,13 persen.


div>