RABU , 18 JULI 2018

SBY-AMM : Kami Tak Langgar PKPU, Isu Diskualifikasi Bentuk Kepanikan Lawan

Reporter:

Syamsuddin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 26 Juni 2018 12:30
SBY-AMM : Kami Tak Langgar PKPU, Isu Diskualifikasi Bentuk Kepanikan Lawan

Pasangan SBY-AMM saat memperagakan cara mencoblos No Urut 2 pada kegiatan kampanye Akbar di Lapangan Gelora Massa pada Kamis, (21/06/2018) lalu. (ist)

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Dugaan Pelanggaran PKPU Tahun 2017 yang dilakukan oleh calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, H. Sabirin Yahya dan Andi Mahyanto Masda (SBY-AMM) ditanggapi santai oleh pasangan ini.

Pasalnya, pihaknya menilai tidak ada aturan PKPU yang dilanggarnya terkait penyetoran Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK) ke KPU Sinjai sehingga pasangan SBY-AMM tidak bisa asal didiskualifikasi.

Ketua Tim Media Center Pasangan SBY-AMM, Affandi Risqan Anshar mengatakan, kalau itu hanya isu yang sengaja dihembuskan sebagai bentuk kepanikan lawan.

“Melalui kesempatan ini saya sampaikan bahwa saat penyetoran LPPDK di KPU pada Minggu (24/06/2018) lalu diantar langsung oleh ketua Tim pemenangan, jam tangan tim SBY-AMM belum menunjukkan Pukul 18.00 Wita. Makanya kami menilai bahwa jam KPU terlalu cepat. Tim kami datang di KPU pada saat sebelum adzan maghrib, sedangkan jadwal adzan maghrib untuk daerah Kabupaten Sinjai pukul 17.57,” jelasnya, Selasa, (26/06/2018).

Dia menambahkan, bahkan saat penyetoran itu bukan cuma jam tim SBY-AMM saja yang belum menunjukkan pukul 18.00 Wita.

“Tapi ada juga jam orang lain di internal KPU yakni Nurhikmah yang belum menunjukkan pukul 18.00 Wita bahkan Komisioner KPU tersebut menyampaikan di muka umum bahwa memang belum lewat dari Pukul 18.00 Wita,”terangnya

Sebelumnya, sejumlah pihak meminta pasangan SBY-AMM didiskualifikasi karena diduga terlambat menyetor LPPDK dari waktu yang ditentukan oleh PKPU yakni hingga Minggu tanggal 24 Juni 2017 pada pukul 18.00 wita.(*)


div>