SABTU , 20 OKTOBER 2018

SCC dan FPS Makassar Akan Hadirkan Sesuatu yang Beda

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Minggu , 18 Desember 2016 13:30
SCC dan FPS Makassar Akan Hadirkan Sesuatu yang Beda

Panitia Peringatan HKSN 2016 menggelar press conference di Sekretariat SCC Makassar, Jalan Beruang Makassar, Sabtu (17/12). foto: muh alief/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2016, Social Care Centre (SCC) Makassar bersama Forum Peduli Sosial (FPS) Masa Depan Makassar akan menggelar puncak peringatan akbar HKSN 2016 di Tribun Lapangan Karebosi, 20 Desember mendatang.

Ketua Panitia Peringatan HKSN 2016, Saharuddin Tadep, saat menggelar press conference di Sekretariat SCC Makassar, Jalan Beruang Makassar, Sabtu (17/12), mengatakan, melalui momentum peringatan HKSN 2016 ini, SCC Makassar bersama Forum Peduli Sosial (FPS) Masa Depan Makassar ingin memberikan sesuatu yang berbeda dari yang sebelumnya.

“Selama ini momen peringatan HKSN selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan seremonial, nah itu yang ingin kami rubah agar setiap momen peringatan HKSN ini dapat benar-benar berkesan dan membawa perubahan bagi penanganan sosial masyarakat di Makassar,” beber Saharuddin, yang juga merupakan Ketua Harian SCC Makassar ini.

Menurutnya, kondisi akhir-akhir ini yang cenderung mengarah pada potensi perpecahan, bahkan bisa menjadi ancaman disintegrasi bangsa. Olehnya itu, pihaknya melahirkan konsep dengan mengusung tema ‘Merajut Cinta untuk Mewujudkan Masyarakat Makassar 2 Kali Tambah Baik’.

Sementara, Sekretaris Panitia, Muh Askar, menggambarkan jika pelaksanaan peringatan HKSN 2016 ini akan dikemas jauh dari kesan formal dan seremoni. Menurutnya, meski jauh dari kesan formal, kegiatan ini tetap tidak akan melupakan esensinya yakni meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sesama.

“Kegiatan ini sendiri akan melibatkan sekira 15 ribu peserta yang berasal dari berbagai unsur yang merupakan binaan Dinas Sosial Makassar. Secara teknis kegiatan ini akan dikemas jauh dari kesan seromonial dan formal. Kita konsep sesantai mungkin agar semua merasa berbaur dengan kalangan yang selama ini dianggap terpinggirkan,” bebernya. (***)


div>