JUMAT , 19 OKTOBER 2018

SDIT Ar-Rahmah Gelar Cooking With Daddy

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 24 September 2018 19:18
SDIT Ar-Rahmah Gelar Cooking With Daddy

Para orang tua bersama anaknya mengikuti lomba masak dengan tema 'Cooking with Daddy' yang digelar SDIT Ar Rahmah dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional di Hotel Dalton Makassar. foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Memperingati Hari Ayah Nasional yang masih tinggal sebulan lagi, SDIT Ar-Rahmah menggelar kegiatan Cooking with Daddy.

Kegiatan yang bertajuk mendekatkan ayah dan anak ini, mengajak ayah berkolaborasi dengan anaknya untuk membuat shusi.

Kegiatan yang digelar di Hotel Dalton Makassar ini, merupakan salah satu bentuk mengungkapkan rasa cinta ayah kepada anaknya. Seperti yang diketahui, ayah merupakan tulang punggung keluarga. Terkadang mereka sibuk bekerja sepajang hari. Tak sedikit dari mereka terpaksa harus berangkat pagi dan pulang malam hari. Sehingga waktu luang untuk sekadar bercengkrama dengan anaknya hampir tak ada.

Panitia Pelaksana Cooking with Daddy, Rahmawanti, menjelaskan, salah satu tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mendekatkan ayah dan anaknya. Selain itu, juga untuk menghadirkan ikatan batin yang lebih dalam antara anak dan bapaknya.

Kehadiran dan peran ayah bisa membantu anak, bisa menjadi teladan, panutan dan kehangatan serta tak kalah penting peran ayah dalam membantu kesuksesan pendi­dikan anak-anaknya.

“Kita sering sekali mendengar penting¬≠nya seorang ibu bagi kehidupan anak-anak. Tetapi sosok ayah juga memainkan peran yang tidak kalah pentingnya,” bebernya.

Rahmawanti menjelaskan, sengaja pihak sekolah mengusung tema Cooking with Daddy ini, karena mereka ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dari yang biasa.

“Biasanya ayah itu jauh dari anaknya karena mereka bekerja di luar. Bahkan, ada orang tua siswa kami yang bekerja di Papua, tapi mereka tetap menyempatkan diri untuk hadir di kegiatan ini, karena memang mereka menyadari kalau momen seperti ini sangat jarang bisa dilakukan. Kalau memasak bersama ibu mungkin sudah biasa ya, karena dalam rumah tangga memang ibu yang dominan memasak,” jelasnya.

Perempuan yang disapa Wanti ini, menambahkan, dalam pelaksanaan cooking with daddy ini memilih masakan shusi. Hal itu dikarenakan membuat shusi tidaklah serumit membuat masakan lain. Apalagi, bahan-bahan yang disedikan oleh panitia telah ready semua. Ayah dan anaknya tinggal menata isian shusi dan menggulungnya hingga siap untuk disantap.

“Pembuatannya dipandu cheff dari Hotel Dalton. Orang tua dan anaknya tinggal mengatur susunan shusinya. Tentu saja kami berharap kekompakan bapak dan anak dalam pelaksanaan kegiatan ini,” jelasnya.

Sementara, salah satu orang tua siswa Hardi mengatakan, dia sangat senang bisa meluangkan waktu untuk menemani anaknya dalam kegiatan tersebut. Apalagi, ini merupakan pengalaman pertamanya dalam membuat shusi termasuk bersama anaknya.

Hardi menyadari kegiatan ini merupakan salah satu moment kebersamaan dengan anaknya. Apalagi, dia setiap hari bekerja di luar Kota Makassar. Makanya untuk menghadiri kegiatan Cooking with Daddy ini, sengaja meminta cuti dari kantornya.

“Saya bekerja di luar kota. Dengan adanya kegiatan ini, saya sudah minta izin di kantor sejak jauh-jauh hari. Itu karena saya tahu momen ini sangat jarang terjadi,” tutupnya. (****)


div>