SENIN , 10 DESEMBER 2018

Sebagai Aspirasi Masyarakat, Panitia Deklarasi 2019 Ganti Presiden Sebut Kegiatannya Sah Secara Konstitusi

Reporter:

Editor:

Muhammad Alief

Minggu , 05 Agustus 2018 18:00
Sebagai Aspirasi Masyarakat, Panitia Deklarasi 2019 Ganti Presiden Sebut Kegiatannya Sah Secara Konstitusi

Neno Warisman, salah satu deklarator nasional 2019 Ganti Presiden, menyatakan kesediaannya untuk hadir di Deklarasi 2019 ganti presiden di Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan, Ustad Mukhtar Daeng Lau, yang juga selaku ketua panitia penyelenggara Deklarasi 2019 Ganti Presiden, di Kota Makassar, mengatakan aksi itu murni dipelopori kalangan masyarakat dari bawah yang bergelut di ormas dan kelompok aktivis Islam.

Dia menegaskan, deklarasi tersebut sama sekali bukan pesanan tokoh dari partai politik tertentu atau tidak memiliki misi yang berseberangan dengan UUD 1945 dan Pancasila.

“Sekarang ini muncul fitnah dan tuduhan yang macam-macam, padahal ini murni kegiatan kami sebagai rakyat yang ingin melihat masa depan bangsa dan negara lebih baik lagi melalui momentum Pemilihan Presiden 2019. Sah secara konstitusi,” ujar Mukhtar, Ahad (5/8/2018).

Olehnya, ia meminta kepada seluruh komponen masyarakat di Sulawesi Selatan untuk mendukung dan ikut menyukseskan kegiatan itu sebagai panggilan nurani dalam menyongsong nilai-nilai keummatan yang lebih baik dan NKRI yang berkemajuan.

“Kami akan tetap adakan acara tersebut, apapun tantangan dan rintangannya. Sebab, ini adalah murni aspirasi masyarakat,” tegas Mukhtar.

Bahkan, lanjutnya, Neno Warisman, salah satu deklarator nasional 2019 Ganti Presiden, telah menyatakan kesediaannya untuk hadir pada acra deklarasi tersebut. Hal tersebut terlihat dalam video di saluran YouTube yang diunggah Neno Warisman, yang berisi ajakan kepada warga Sulawesi Selatan guna menyukseskan deklarasi itu.

Dari pihak panitia penyelenggara, sejak tersebarnya informasi bakal diadakan Deklarasi 2019 Ganti Presiden di Makassar, sudah banyak kelompok masyarakat yang menyatakan kesediaannya untuk bergabung, termasuk puluhan ormas Islam yang siap mengerahkan massanya pada saat acara nanti di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Ahad (12/8/2018).

“Kami bersyukur dengan adanya acara ini. Memang jauh-jauh hari telah kami persiapkan diri. Tim yang lengkap dengan kaos dan pendukung lainnya, siap hadir di acara nanti,” ujar Rewa asal Kabupaten Gowa. (*)


div>