MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Sebulan Dilarang Jualan, Pedagang Losari Datangi Kantor DPRD

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 29 September 2015 17:42

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah warga mendatangi kantor DPRD Kota Makassar, untuk memprotes kebijakan pelarangan berdagang di sekitar Pantai Losari, Selasa (29/9).

Mereka mempertanyakan larangan itu, karena sudah satu bulan terakhir ini mereka tidak diijinkan berjualan.

Gerakan Nasional Pasal 33 Kota Makassar (GNP-33 UUD 45) yang mendukung warga pedagang di Losari, menuntut agar pedagang diperbolehkan kembali berjualan di Anjungan Pantai Losari, serta meminta aparat Pemkot Makassar menghentikan kekerasan terhadap pedagang yang ada di sana.

Jendral Lapangan GNP-33 UUD 45, Abd Gafur mengungkapkan, kedatangan mereka di DPRD Makassar adalah untuk menuntut agar warga pedagang bisa diberikan kembali lahan yang berada di depan Anjungan Pantai Losari.

“Muda-mudahan setelah kita ke sini, bisa kembali berjualan di tempat kami dulu. Kami juga biasa diberi tindakan tidak manusiawi yang dilakukan oleh camat Ujungpanjang,” ujar Gafur.

Menanggapi tuntutan tersebut, anggota Dewan akan segera mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan mengundang semua pihak terkait.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komis A, Susuman Halim, yang mengatakan bahwa paling lambat hari Selasa pekan depan, DPRD akan mengadakan RDP bersama pihak-pihak terkait.

“Paling lambat Senin atau Selasa, kita akan melakukan RDP. Pemerintah, khususnya yang memperlakukan masyarakat secara tidak manusiawi, akan kami undang semua, termasuk asisten pemerintahan, camat ujung pandang, sekda, dan lurah,” ujar Halim.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A, Rudianto Lallo mengatakan, DPRD akan memanggil pihak-pihak terkait bertujuan untuk mendengar alasan mereka, kenapa berbuat seperti itu.

“Kita akan panggil dan dengar alasannya. Warga juga akan ada di undang. Nanti RDP akan mengeluarkan rekomendasi, untuk mendapatkan jalan keluar masalah ini. Karena, bagaimana pemerintah bisa mensejahterakan rakyat kalau dilarang berjualan?” ujar Rudianto.


div>