SENIN , 17 DESEMBER 2018

Sebut Abraham Samad Kurang Kerjaan, Maruli Diminta Tak Asal Bicara

Reporter:

rakyat-admin

Editor:

Sabtu , 17 Desember 2016 19:14
Sebut Abraham Samad Kurang Kerjaan, Maruli Diminta Tak Asal Bicara

int

RakyatSulsel.com – Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Hendardi menilai kehadiran banyak tokoh penting dalam sidang kasus Dahlan Iskan, menjadi sinyalemen bahwa mereka sejatinya mencium ketidakberesan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam menangani kasus tersebut.

Ya, hadirnya Abraham Samad (Mantan Ketua KPK) dan Mahfud MD (Mantan Ketua Konstitusi) bisa jadi karena prihatin dengan penanganan kasus ini.

“Mereka kan orang-orang pintar, orang hebat, bukan kurang kerjaan. Justru kedatangan mereka menunjukkan bahwa sejak awal kasus ini memang kontroversi. Mencurigakan, ada apa?” kata Hendardi kepada JawaPos.com, Sabtu (17/12).

Hendardi mengatakan, sebaiknya Kepala Kejati Jatim, Maruli Hutagalung tidak asal bicara dengan menyebut eks Ketua KPK Abraham Samad kurang kerjaan menghadiri sidang Dahlan.

Apalagi, dengan prestasi kejaksaan yang tidak begitu baik di dalam penegakan hukum.

Lagipula, lanjut dia, kedatangan Samad dan Mahfud MD dinilai wajar. Keduanya saat ini berstatu bukan pejabat negara.

“Itu kan hak orang untuk datang ke sidang dan memberikan support. Apalagi sekelas Abraham Samad ini kan berintegritas, Maruli jangan asal bicara,” ujar dia.

Selain Abraham Samad, sejumlah tokoh juga kerap hadir menyaksikan sidang Dahlan Iskan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur. Di antaranya, pakar ekonomi Faisal Basri, hingga pakar komunikasi Effendi Ghazali.

Sebagai informasi, Dahlan didakwa jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melakukan pelanggaran pidana korupsi pada penjualan aset PT PWU, BUMD Pemprov Jatim.

Penjualan dilakukan pada tahun 2003 semasa Dahlan jadi Dirut PT PWU. Dahlan didakwa melanggar Pasal 2 dan 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.(jpg)


div>