MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Sebut Pemilih Kotak Kosong Tidak Ber-Pancasila, Muslimin Bando Dikecam

Reporter:

Muh Fahrullah

Editor:

doelbeckz

Selasa , 23 Januari 2018 23:45
Sebut Pemilih Kotak Kosong Tidak Ber-Pancasila, Muslimin Bando Dikecam

Bupati Enrekang, Muslimin Bando. foto: abd aziz taba/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Enrekang yang juga bakal calon Bupati Enrekang yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Juni 2018 mendatang, Muslimin Bando, dikecam sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Enrekang.

Hal itu dipicu pernyataan Muslimin yang mengatakan, orang yang lebih memilih kotak kosong pada pilkada nanti adalah orang yang tidak memiliki perasaan dan tidak ber-Pancasila.

Kontan hal ini menjadi perbincangan di Kabupaten Enrekang, termasuk di Media Sosial (Medsos).

Reaksi juga ditunjukkan Partai Bulan Bintang (PBB). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Sulsel, Badaruddin P Sabang, Selasa (23/1), mengatakan, pernyataan seperti itu tidak sepantasnya dikeluarkan. Apalagi, itu dari seorang bupati dan diucapkan di hadapan publik.

“Tidak sepantasnya seorang bupati mengatakan hal demikian. Bagaimana kalau seorang pemimpin mengatakan begitu yang kurang memberikan contoh kepada masyarakat,” jelas Badaruddin, yang juga merupakan putra asli Enrekang ini.

Sebelumnya, bakal calon Bupati Enrekang, Muslimin Bando, menyatakan, orang yang lebih memilih kotak kosong pada pilkada nanti adalah orang yang tidak memiliki perasaan dan tidak ber-Pancasila.

Hal tersebut dilontarkan Muslimin di hadapan ratusan pejabat lingkup Pemkab Enrekang, saat berlangsung pembukaan Rapat monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan Triwulan IV Tahun Anggaran 2017 di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (22/1).

“Sudah tidak ada perasaan dan tidak ber-Pancasila, kalau ada foto saya di situ, tapi justru pilih kotak kosong,” ungkap Muslimin. (***)


div>