KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

Sebut sebagai Zona Merah Narkoba, BNN Kota Bakal Terbentuk di Parepare

Reporter:

Editor:

Niar

Selasa , 27 Februari 2018 10:53
Sebut sebagai Zona Merah Narkoba, BNN Kota Bakal Terbentuk di Parepare

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Brigjen Pol Mardi Rukmianto menyebut tiga daerah di Sulsel sebagai zona merah rawan narkoba. Tiga daerah itu, masing-masing Parepare, Pinrang dan Sidrap.

Itu pula menjadi alasan sehingga pihak BNN Sulsel memfasilitasi tiga daerah tersebut, termasuk Parepare untuk segera membentuk BNN di Kabupaten/Kota.

“Saya ke Parepare karena daerah ini salah satu daerah paling rawan di Sulsel. Olehnya itu saya datang dengan seluruh potensi yang ada. Itu makanya harus ada BNN di sini. Kita target 2018, minimal tiga BNN di Sulsel. Target utama saya Parepare, Pinrang dan Sidrap karena ketiganya ini daerah zona merah narkoba di Sulsel,” ungkap Brigjen Pol Mardi Rukmianto, Kepala BNN Sulsel saat menghadiri acara sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Hotel Bukit Kenari, Kota Parepare, Selasa, (27/2/2018).

Mengenai pembentukan BNN di Parepare, Brigjen Pol Mardi Rukmianto mengatakan, jika pihaknya hanya sebatas fasilitator dalam pembentukan BNN di tingkat Kota maupun Kabupaten. Namun mengenai penyediaan gedung, sarana dan prasarana, pegawai, dan biaya operasional menjadi kewenangan Pemerintah setempat.

Menyikapi rencana pembentukan BNN di Kota Parepare, Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Luthfi Nasir mengaku jika saat ini Parepare telah siap, baik dari segi sarana prasarana, gedung, maupun pegawai.

“Parepare siap karena kita sudah punya sarana dan prasarana. Kita smpaikan ke BNN kita welcome. Ini tentu menjadi tugas kami. Insya Allah setelah Pak Wali dan Pak Wawali cuti, kami akan sampaikan mengenai ini,” jelas Luthfi Nasir kepada sejumlah awak media. (nia)


div>