SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Sediakan Energi Stabil dan Biaya Rendah, Toshiba dan BPPT Kerjasama

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Selasa , 04 September 2018 17:18
Sediakan Energi Stabil dan Biaya Rendah, Toshiba dan BPPT  Kerjasama

FOTO BERSAMA: Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation (Toshiba ESS) sebagai penyedia terkemuka solusi energi terintegrasi, melaksanakan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) belum lama ini.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation (Toshiba ESS) sebagai penyedia terkemuka solusi energi terintegrasi, melaksanakan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Merupakan sebuah institusi milik pemerintah Indonesia, mengenai implementasi H2One™ sistem energi hidrogen luar-jaringan mandiri berbasis energi terbarukan dan penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik di Indonesia.

Corporate Senior Vice President Tosiba Fumio Otani mengatakan,
Melalui MoU, Toshiba ESS dan BPPT akan mempelajari lokasi instalasi, spesifikasi sistem yang optimal di Indonesia, dan sistem operasi, termasuk pemeliharaan. Bertujuan untuk memasang sistem pertama pada tahun 2022.

“Indonesia, yang terdiri dari banyak gugusan pulau, memiliki tantangan untuk menyediakan energi listrik yang stabil dan berbiaya rendah di setiap pulau, dan memiliki rencana bisnis penyediaan listrik yang disebut “RUPTL”. Untuk meningkatkan kapasitas total pembangkit listrik dari energi terbarukan dari 12,52 persen hingga 23 persen pada tahun 2020,” ungkapnya, Selasa (4/9).

Dengan pemikiran tersebut, diharapkan distribusi sumber daya energi listrik berbiaya rendah dan ramah lingkungan sebagai ganti dari penggunaan pasokan jaringan dan bahan bakar diesel bisa terwujudkan.

“H2One™ adalah sistem terintegrasi yang menggunakan sumber energi terbarukan untuk melakukan proses elektrolisis hidrogen dari air, menyimpan dan menggunakan hidrogen dalam Sel Bahan Bakar untuk menghasilkan tenaga listrik bebas CO2 yang stabil, ramah lingkungan, dan air panas,” jelasnya.

Ini adalah sistem distribusi energi yang memungkinkan pasokan energi bersih dan stabil, tanpa ada pengaruh dari cuaca, ke pulau-pulau yang saat ini bergantung pada diesel dan sistem pembangkit lainnya seperti pembangkit tenaga uap.

“Dengan senang hati saya mengumumkan kerjasama dengan BPPT ini, dan yakin bahwa kemitraan kami akan menghasilkan penyediaan energi yang stabil, bersih, dan murah untuk Indonesia,” bebernya.

Keahlian dan pengetahuan, lanjutnya dalam bisnis hidrogen, dikombinasikan dengan kekayaan pengalaman teknologi BPPT di Indonesia, akan membantu mewujudkan masyarakat energi baru dengan sumber daya energi terdistribusi untuk setiap pulau. (*)


div>