SELASA , 22 JANUARI 2019

Sejak Tahun 2017 Nunggak Pajak, Mobil Dinas Pertanian Jeneponto Terjaring Razia

Reporter:

Iskanto

Editor:

Supahrin Tiro

Kamis , 22 November 2018 13:31
Sejak Tahun 2017 Nunggak Pajak, Mobil Dinas Pertanian Jeneponto Terjaring Razia

Mobil Dinas Pertanian Jeneponto saat terjaring Razia di Takalar.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pendapatan (Samsat) Takalar bekerjasama dengan Sat Lantas Polres Takalar dan Polisi Militer (PM) Takalar, kembali melakukan penertiban pajak kendaraan, di Saweang, Jalan poros Takalar-Jeneponto, Kamis (22/11).

Pada saat Razia penertiban pajak dilakukan, Mobil Dinas Pertanian Jeneponto, merek Toyota Hilux Pick Up, warna putih dengan nopol DD 8072 G, terjaring karena sejak tahun 2017 lalu dia belum membayar pajak kendaraannya.

Mobil Dinas tersebut, dikendarai oleh salah satu oknum Pimpinan Redaksi dari Zona merah.com, Andi. Menurutnya, dia meminjam kendaraan Dinas itu karena mau menjemput istrinya di Makassar, yang merupakan juga salah satu pegawai Dinas Pertanian Takalar.

“Kami hanya meminjam mobilnya Dinas Pertanian Jeneponto pak’, setelah saya sampai di Jeneponto saya akan sampaikan ke kadis Jeneponto dan bupati Jeneponto terkait pajak kendaraan yang sudah lama nunggak,” kata Andi.

Kepala UPT Samsat Takalar, H. Sopyan membenarkan, kendaraan Dinas Pertanian telah menunggak sejak tahun 2017 lalu sampai sekarang. “Kami juga sudah koordinasikan Kepala Bidang Asset, Dahlia mengenai kendaaraan Dinas Pertanian Jeneponto. Dahlia berjanji setelah balik mobil tersebut di Jeneponto dia akan membayar tunggakan Pajaknya,” pungkasnya.

Dengan adanya pernyataan Kepala Bidang Asset Jeneponto, H. Sopyan memberikan kebijakan dan kesempatan. “Saat ini kami memberikan kebijakaan, tetapi apabila di penertiban berikutnya dia terjaring kembali, maka kami tegaskan tidak memberikan lagi kebijakan,” tegas H. Sopyan.


div>