MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Sejarah, MB-Asman Lawan Kotak Kosong di Pilkada Enrekang

Reporter:

Aziz Taba

Editor:

Lukman

Senin , 08 Januari 2018 19:45
Sejarah, MB-Asman Lawan Kotak Kosong di Pilkada Enrekang

Bupati Enrekang, Muslimin Bando (tengah), bersama legislator, Enrekang Asman.

ENREKANG, RAKYATSULSEL.COM – Partai NasDem akhirnya memilih mendukung pasangan incumbent Muslimin Bando – Asman di Pilkada Enrekang 2018.

Partai besutan Surya Paloh ini, justru meninggalkan Muh. Amiruddin yang notabenenya merupakan kadernya sendiri yang sementara berusaha mencukupkan syarat 6 kursi pendaftaran. Saat ini Ketua DPD Partai Nasdem Enrekang ini sudah mengumpulkan 4 kursi.

Posisi partai Nasdem yang “mengkhianati” Amiruddin ini dibenarkan oleh Sekretaris DPD Partai Nasdem, Syukur Djamadi disalah satu grup WA, Senin (8/1/2018).

“Disaat PKS dan PBB mengeluarkan BI KWK untuk Ketua DPD Nasdem Amiruddin, justru Nasdem memberikan BI KWK ke kandidat lain,” Beber Syukur.

Menurutnya sikap partainya ini menjadi penentu Pilkada Enrekang yang bersejarah, karena telah menjadikan incumbent melawan kotak kosong.

Namun Syukur mengaku tidak akan melawan kebijakan dan keinginan elite-elite NasDem di tingkat pusat. Apapun perintah partai, selaku kader dia tetap akan menjalankan perintah partai. (*)


div>