SENIN , 18 DESEMBER 2017

Sejuk, Ini Imbauan Jubir IYL-Cakka Terkait Pengrusakan Baliho di Bone

Reporter:

Editor:

Lukman

Sabtu , 21 Oktober 2017 18:41
Sejuk, Ini Imbauan Jubir IYL-Cakka Terkait Pengrusakan Baliho di Bone

Nampak balioho Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) dirusak oknum tak bertanggung jawab di Bone.

BONE, RAKYATSULSEL.COM – Juru Bicara Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), Henny Handayani angkat bicara menyikapi aksi pengrusakan alat peraga yang massif dilakukan pihak tidak bertanggungjawab di Kabupaten Bone beberapa hari terakhir.

Menurut Henny, aksi yang tidak terpuji tersebut seharusnya tidak dilakukan, karena justru merusak tatanan berdemokrasi, sekaligus menunjukkan ada kepanikan melihat pergerakan relawan IYL-Cakka yang bekerja militan.

“Mari kita bersaing sehat. Merebut simpati rakyat dengan cara-cara yang beradat, terpuji, elegan dan tidak saling mencederai,” kata Henny dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/10).

Menurut dia, pasca pihaknya mendapat laporan dari relawan di Kabupaten Bone, tim langsung memberikan instruksi sekaligus imbauan agar menyikapi pengrusakan tersebut secara tenang tanpa terprovokasi.

“Kita imbau kepada segenap relawan dan simpatisan agar tidak terpancing dan terprovokasi dengan aksi pengrusakan baliho. Mungkin ada yang iri terhadap pasangan kita, sehingga ingin menghalalkan segala cara. Mari kita sikapi dengan tetap mengedepankan kebersamaan, tenang dan terus menunjukkan kesolidan,” paparnya.

Selain itu, Henny yang juga Juru Bicara Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang di Pilgub 2013, juga mengambil sisi positif dari pengrusakan tersebut. Menurutnya, ini membuktikan jika keberadaan pasangan yang dikenal merakyat itu mendapat tempat di hati masyarakat Bone.

Sebab tidak mungkin ada aksi pengrusakan yang dilakukan secara massif dan rapi, kalau IYL-Cakka kurang mendapat respon dari masyarakat, terutama di Bone. “Ini juga membuktikan kalau IYL-Cakka memang sangat diperhitungkan,” urainya.

Di samping itu, Henny juga mengajak semua pihak agar momentum Pilgub dijadikan momentum untuk adu ide dan gagasan demi melanjutkan torehan kemajuan Sulsel selama ini. Bukan justru merusak tatanan kebersamaan.

“Tanggung jawab kita bersama adalah menciptakan iklim demokrasi yang sehat. Jangan saling menciderai antara satu dengan lainnya. Memunculkan ide dan gagasan untuk bersama membangun Sulsel, jauh lebih baik. Olehnya itu kami mengajak untuk bersama menjadikan Pilgub ini, sebagai sebuah proses demokrasi yang bermartabat,” pungkasnya. (*)


div>