SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Sekda Bantaeng: UPT SPMKS Sipakatau Harus Lebih Baik

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 04 September 2015 13:12
Sekda Bantaeng: UPT SPMKS Sipakatau Harus Lebih Baik

Focus Group Discussion (FGD) dengan tema membangun legitimasi kelembagaan unit pelayanan sosial terpadu di Bantaeng di Lantai III Gedung Baznaskab Bantaeng. (ist)

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab berharap banyak dengan kehadiran layanan terpadu untuk masyarakat di Kabupaten Bantaeng. Melalui Pandu Gempita Sipakatau, Bantaeng semakin menampakkan kinerjanya, dengan model layanan yang mudah dijangkau serta penanganannya yang terpadu dan cepat untuk masyarakat. Karena itu, perlu segera dilakukan persiapan perencanaan penganggarannya untuk pemenuhan kebutuhan layanan terpadu tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekda Abdul Wahab pada saat menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) dengan tema membangun legitimasi kelembagaan unit pelayanan sosial terpadu di Bantaeng di Lantai III Gedung Baznaskab Bantaeng, Kamis (3/9) kemarin. FGD Pandu Gempita ini diselenggarakan oleh Puslitbang Kesejahteraan Sosial Kemensos RI bekerjasama dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantaeng, dimana Bantaeng menjadi Pilot Project Pandu Gempita Kemensos sejak tahun 2013 lalu.

Abdul Wahab yang juga Plt. Kepala Bappeda Bantaeng ini mengingatkan bahwa UPT SPMKS Sipakatau Bantaeng harus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahannya dan tentunya dibarengi dengan kelembagaan yang terhimpun dari berbagai SKPD layanan disertai dengan keterpaduan data yang mudah diakses. Apalagi kini, toolsnya sudah bertambah setelah oleh Bappenas dan Kemensos berikan bantuan Tablet Lenovo kepada 67 Fasilitator Desa Kelurahan untuk melakukan verifikasi dan validasi data PMKS dan juga melakukan deteksi keluhan masyarakat desa kelurahan yang menjadi kelompok rentan dimaksud.

Hadir dalam FGD, Peneliti Puslitbang Kesos Kemensos RI Agus Budi Purwanto dan Indah Huruswati, Ketua Komisi C DPRD Hj. Juriaty, Kadis Dikpora Syamsu Alam, Kadis Sosnakertrans Syahrul Bayan, Ketua Baznaskab H. Arbia Karib, pengurus Pandu Gempita Bantaeng serta beberapa perwakilan SKPD lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Syahrul Bayan selaku Kepala Dinas Sosnakertrans yang merangkap Kepala Sekretariat UPT SPMKS Sipakatau Bantaeng, mengatakan bahwa dengan penguatan kelembagaan nantinya diharapkan UPT SPMKS Sipakatau ini akan berperan aktif merespon keluhan masyarakat berdasarkan pada bangunan database terpadu kemiskinan dan PMKS. Sehingga lebih mudah terdokumentasi penanganannya, apalagi telah disiapkan fasilitator sebanyak 67 orang di desa kelurahan di Bantaeng untuk melakukan verivali data kemiskinan serta penjangkauan permasalahan dan keluhan masyarakat.

Untuk itu, di tahun 2016 akan dibentuk Puskesos yaitu Pusat Kesejahteraan Sosial Desa Kelurahan dengan memanfaatkan potensi organisasi/lembaga yang ada di tingkat desa kelurahan, diantaranya Karang Taruna, TKSM, Bidan Desa, kader kader desa kelurahan. Dimana cikal bakal fasilitator Selaras Desa Kelurahan sebanyak 67 orang tersebut telah berasal dari Pengurus Karang Taruna, TKSM, dan Potensi Pemuda lainnya yang ada di desa.


Tag
  • Bantaeng
  •  
    div>