SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Sekjen Ikhwanul Muballighin Tuduh Prabowo dan PKS Penyebar Hoax

Reporter:

Jejeth

Editor:

Lukman

Kamis , 02 Agustus 2018 12:10
Sekjen Ikhwanul Muballighin Tuduh Prabowo dan PKS Penyebar Hoax

Sekjen DPP Ikhwanul Muballighin, Anwar Fadholi

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Sekjen DPP Ikhwanul Muballighin, Anwar Fadholi dalam Deklarasi Jokowi – Airlangga yang digelar oleh Ikhwanul Muballighin yang digelar di pondok pesantren Darul I’tisham Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Rabu (1/8), menuduh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai penyebar Hoax (Berita Palsu).

Menurut Anwar Fadholi, hoax yang menyerang Jokowi terjadi ketika Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra tidak mencalonkan Jokowi. Berbeda pada saat Partai Gerindra mengusung Jokowi sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012, isu Partai Komunis Indonesia (PKI) justru tidak berkembang.

“Ketika Prabowo tidak mencalonkan Jokowi, kan isu PKI begitu berkembang tapi ketika Prabowo mencalonkan Jokowi, kan tidak berkembang. Berarti sebenarnya hoax ajalah, bukan pak Jokowi PKI, tapi itu PKS lah yang berada dibalik itu,” bebernya.

Meski sebelumnya pada Pilpres 2012 Ikwanul Muballighin mendukung Prabowo Subianto dengan alasan partai – partai Islam berada pada barisan ketua umum partai berlambang kepala burung garuda ini.

“Ikhwanul Muballighin pada Pilpres tahun 2014 mendukung Prabowo karena Ikhwanul Muballighin adalah ormas Islam dan kami punya hubungan dekat dengan partai – partai Islam yang ada di barisan Pak Prabowo. Dan ternyata Pak Prabowo kalah, jadi sudah menjadi kewajiban kami untuk taat kepada pemimpin yang terpilih, sah dan menang,” jelas dia.

Menurut dia, alasannya beralih ke Jokowi karena kepemimpinan Jokowi bisa mewujudkan visi – misinya yaitu membangun Indonesia. Dan dengan alasan itu pula dia memilih kembali Jokowi pada Pilpres 2019 nantinya.

“Dan setelah kami meyakinkan untuk meyakinkan diri untuk mendukung pemimpin yang terpilih dan ternyata pemimpin yang terpilih ini bisa mewujudkan visi -misinya yaitu membangun Indonesia yang lebih maju. Oleh karena itu kewajiban kamilah untuk meneruskan supaya pemimpin ini program programnya berkesinambungan,” tambahnya.

Setelah di Jeneponto, dia akan kembali menggelar road show Duet Jokowi – Airlangga di Banjarmasin kalimantan selatan pada hari Jum’at 3 Agustus setelah isya di Pesantren Al Muqaromah Banjarmasin. (*)


div>