RABU , 22 AGUSTUS 2018

Seko Akan Terang Benderang dengan PLTA 48 Ribu Mega Watt

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 14 September 2015 16:55

LUWU UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkekuatan 48 ribu Mega Watt (MW) akan segera dibangun di Kecamatan Seko Luwu Utara (Lutra). Saat ini, proyek pembangunan tersebut sudah dalam tahapan survei.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lutra, Arifin Junaedi pada Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo ke Seko.

“PLTA 48.000 Mega Watt sementara dalam tahap survei. Kita hanya membutuhkan 10 ribu Megawatt. Selebihnya akan digunakan untuk menerangi 10 kabupaten lainnya,” ungkap Arifin saat ditemui usai malam ramah tamah Gubernur bersama masyarakat Seko, Sabtu (12/9).

Dalam pembangunan PLTA tersebut, pihak Pemerintah Lutra bekerjasama dengan PT Tirta Energi Cemerlang dan PT Asri Power. “Mungkin tahun depan akan direalisasikan,” jelas Bupati Lutra.

Tahapan awal pembangunan dimulai dengan membuka akses jalan sepanjang 20 km yang telah dikerjakan oleh perusahaan pembangun.

Bila akses jalan sudah bagus, Arifin memastikan, tidak ada lagi ojek termahal di Indonesia. Perjalanan ke Seko dengan ojek menjadi biaya transportasi termahal yang pernah ada. Untuk sekali jalan, penumpang ojek harus membayar berkisar 600 ribu, bahkan pernah mencapai 1.2 juta rupiah sewaktu jalan masih belum ada pembangunan jalan beraktivitas ke Kecamatan Seko.

“Mudah-mudah nantinya mereka bisa beralih pekerjaan, misalnya menjadi pedagang kopi dan beras,” imbaunya.

Selain itu, Bupati Lutra mengatakan, masyarakat bisa memanfaatkan pembangunan PLTA sebagai lapangan kerja. Karena, kata dia, PLTA tersebut akan membutuhkan sekitar 3.000 tenaga kerja.

Sementara itu, Gubernur Syahrul Yasin Limpo menyatakan sangat mendukung pembangunan PLTA tersebut. “Saya pikir Pak Bupati sudah merintisnya dan saya akan perkuat itu. Yang jelas investornya harus cepat,” katanya.

Karena itu, Gubernur Sulsel ini menghimbau agar pembangunan PLTA tersebut tidak hanya sampai pada tahap survei ataupun izin. “Harus betul-betul bisa diimplementasikan,” ucapnya.


div>