SENIN , 22 OKTOBER 2018

Sekwan DPRD Jeneponto Tertangkap Kasus Nakoba

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 16 Maret 2016 18:12

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Polres Jeneponto yang dipimpin Kasat Narkoba dalam Program Bersihkan Sinidikat Narkoba (Bersinar), ‎berbuah hasil di mana Sekwan DPRD Jeneponto, Hasanuddin Turatea, berhasil tertangkap tangan saat menyimpan satu sachset sabu.

Sabu itu ditemukan di saku baju, dan juga diamankan alat hisap sabu berupa bong, pipet, ponsel, laptop dan beberapa barang lainnya, di ruang kerja sekwan DPRD Hasanuddin Turatea.

Penangkapan itu diungkapkan Kapolres Jeneponto AKBP Joko Sumarno, Kamis (16/5) sore ini.

Lanjut Joko Sumarno mengatakan, tertangkapnya Hasanuddin Turatea, berdasarkan hasil laporan yang ditindaklanjuti dan berbuah hasil.

Menanggapi tertangkapnya Sekwan DPRD Jeneponto dalam kasus narkoba, Bupati Jeneponto H Iksan Iskandar justru mengucapkan terima kasih kepada Kapolres bersama timnya di Polres Jeneponto.

Dia mengatakan, tertangkapnya pejabat daerah itu merupakan musibah. Namun Iksan juga berharap agar ‎kasus yang menimpa Sekwan adalah yang terakhir di jajaran Pemkab Jeneponto.

Sebagai langkah antisipasi, Bupati Iksan mengatakan bahwa dalam waktu dekat, dirinya selaku bupati akan memberlakukan tes urine kepada semua pejabat eselon III dan II, dan menjadi persyaratan untuk bisa menduduki sebuah jabat dalam lingkup Pemkab Jeneponto.

Sementara Ketua DPRD Jeneponto, H Muh Kasmin mengatakan, tertangkapnya Sekwan Hasanuddin oleh tim Bersinar Polres Jeneponto, merupakan tamparan kepada DPRD. “Ini suatu konsekwensi hidup. Maka apa yang dilakukan oleh Sekwan, kami tidak akan tolelir dan segera meminta penggantinya. Untuk sementara kami usulkan ke Bupati agar menempatkan Asisten III Aripuddin Nur ‎sebagai Sekwan,” kata Kasmin Karaeng Gassing.

Sementara itu ketua badan narkotika kabupaten jeneponto (BNK) H mulyadi Mustamu yang juga wabup jenepontomengatakan kita baru loncing tim bersikan sendikat narkkoba bersama polres jeneponto dan berbua hasil ,mengenai tertankapnya sejwan kami serahkan kepolisi (penegak hukum untuk mengusut secara tuntas (arf)


div>