RABU , 14 NOVEMBER 2018

Selama Pilkada, Jendral-jendral Bakal Diawasi

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Selasa , 20 Maret 2018 12:25
Selama Pilkada, Jendral-jendral Bakal Diawasi

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sikap tegas disampaikan Wakapolri Komjen Syafruddin kepada jajarannya jelang Pilkada serentak 27 Juni mendatang.

Jenderal bintang tiga itu tidak segan-segan untuk mencopot jajarannya jika ikut bermain dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Apalagi sampai menggadaikan netralitasnya.

Ketegasan itupun mendapat apresiasi dari Indonesian Police Watch (IPW). Lembaga pemerhati kepolisian itu pun siap mengawasi para jenderal yang ditengarai bakal mencari keuntungan di Pilkada 2018.

Koordinator Divisi Pengawasan Kinerja Polri IPW, Wawan Setiawan menuturkan, sikap dari orang nomor dua di instansi Bhayangkara itu patut diapresiasi. Hal itu menjadi jawaban atas keraguan publik terhadap netralitas dari oknum di kepolisian.

Apalagi, kata Wawan, IPW ada menerima sejumlah laporan yang menyatakan ada oknum polres yang menjadi tim sukses salah satu paslon. Tentunya dengan ada laporan itu, IPW pun memantau pergerakan oknum jajaran kepolisian. Mulai dari bintara hingga level jenderal.

“Jika ada indikasi menyalagunakan jabatan dan tugas, maka IPW tidak segan akan melaporkan ke Kadiv Propam Polri,” ujar Wawan Setiawan kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/3).

Dia menyebutkan, saat ini IPW sedang memantau secara ketat pergerakan Irjen Ike Edwin yang ditugaskan Mabes Polri di Sulsel. Dalam catatan IPW Ike Edwin memiliki hubungan dengan sejumlah tokoh politik melalui jaringan persekutuan kerajaan yang pernah berkonflik.

Untuk diketahui, pada Sabtu (17/3), Wakapolri Komjen Syafruddin saat berkunjung ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memerintahkan kepada seluruh jajaran polda dan polres setempat untuk menjaga netralitas.

Bagi ada yang mencoba-coba melanggar, dia menegaskan tidak akan segan-segan melakukan pencopotan.”Jangan coba-coba,” kata Syafruddin. (*)


div>