MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Selayar dan Barru Berpotensi Dibangun Kilang Minyak

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 07 Maret 2017 09:35
Selayar dan Barru Berpotensi Dibangun Kilang Minyak

int

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Indonesia, yang menghasilkan nota kesepahaman kerjasama di berbagai sektor, diharapkan ikut berdampak terhadap iklim investasi di Sulsel, khususnya di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sekretaris Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Provinsi Sulsel Syamsul Bachri, menjelaskan ada dua daerah yang bisa ditawarkan pada investor untuk membangun kilang minyak, yaitu di Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Barru.  “Sulsel berpeluang dilirik Investor membangun kilang minyak,ada dua daerah yaitu Selayar dan Barru,”kata Syamsul, Senin (6/3).

Menurutnya, kilang minyak bisa di bangun dengan dua persyaratan yaitu minyaknya berasal dari luar Sulawesi Selatan, atau berasal dari Sulawesi Selatan. “Kalau ini terpenuhi, maka kilang minyak bisa dibangun di sini termasuk masalah kesiapan infrastruktur. Ini bisa dipromosikan, oleh instansi terkait,”ujarnya.

Khusus Barru, Syamsul menjelaskan pernah melakukan penelitian di sana, kondisi daerah yang merupakan sentra di Sulsel baik dari Utara dan Selatan sangat memungkinkan dibangun kilang minyak.

Di luar Investor Arab Saudi, Syamsul berharap ada investor lain  yang dapat melirik untuk membangun kilang minyak di Sulsel.

Sebelumnya, perusahaan Minyak asal Arab Saudi dan Amerika Serikat rencananya akan berinvestasi dalam pembuatan kilang minyak di Kabupaten Kepulauan Selayar tahun ini. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulsel, AM Yamin mengatakan, investor yang akan membuat kilang minyak di Selayar telah mendapatkan izin prinsip dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI.  “Ada dua grup investor yang akan masuk untuk kilang minyak Selayar. Untuk pantai Barat itu Arab Saudi, dan pantai Timur dari Amerika. Izin prinsipnya akan diserahkan BKPM Pusat pada kami, lalu akan kami koordinasikan dengan Pemda setempat,” ungkap AM Yamin.

Sementara, Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan DPMPTSP Sulsel, Indiani Ismu mengatakan rencananya total investasi yang akan masuk untuk kilang minyak tersebut, sebesar USD15 miliar atau Rp 2,94 triliun. “Rencananya bulan ini akan mulai dibangun konstruksinya. Kita sangat berharap mudah-mudahan kali ini sudah bisa terealisasi. Karena biasanya ada investor yang ada izinnya tetapi di lapangan tidak ada aktivitas. Kita berharap ini betul-betul dapat dilaksanakan,” ungkap Indiani.

Diketahui, untuk pembangunan kilang minyak di Selayar ini, Pemerintah Daerah setempat dalam hal ini Bupati Selayar telah melakukan pemantauan bersama dengan tenaga ahli. (Ash/D)


div>