SENIN , 23 JULI 2018

Seleksi Anggota Bawaslu Dipusatkan di UNM

Reporter:

Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Jumat , 13 Juli 2018 16:00
Seleksi Anggota Bawaslu Dipusatkan di UNM

Gedung Phinisi UNM. (ist)

*Eks Penyelenggara Dapat Poin Tambahan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 24 kabupaten/kota Sulsel telah menetapkan 381 orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan akan mengikuti tes Computerized Assisted Test (CAT) di Laboratorium Universitas Negeri Makassar (UNM) pada 15-16 Juli mendatang.

Dari 381 nama tersebut, ada beberapa mantan penyelenggara yang sebelumnya sebagai komisoner KPU yakni, Zainal Ruma (KPU Gowa) dan Komisioner KPU Sulsel periode 2013 – 2018, Haerul Mannan yang mendaftar di Bawaslu kota Makassar.

Selain kedua nama tersebut, menurut Ketua Tim Seleksi (timsel) calon anggota Bawaslu kabupaten/kota wilayah I, Zulkifli Aspan, ada juga nama penyelenggara lain yang namanya lolos seleksi administrasi yang sebelumnya memang tercatat sebagai anggota Panwaslu, namun dirinya tidak ingin menyebutkan. Dikatakannya, jika para eks penyelenggara tersebut tentu punya poin lebih ketimbang pendaftar dari latar belakang berbeda.

“Nanti ada penilaian berbeda, kalau dia dari Panwascam (Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan) berapa nilainya, kalau dari KPU kabupaten atau provinsi berapa nilainya. Dokumen yang mereka masukkan itulah yang dinilai oleh timsel,” kata Zulkifli.

Zulkifli Aspan melanjutkan jika pelaksanaan CAT tersebut melalui server yang nantinya akan dibawa langsung dari oleh Bawaslu RI.

“Servernya dibawa langsung oleh Bawaslu RI dan orang-orangnya. Itulah mengapa diatur regional testnya. Nanti ada tenaga ahli yang datang, tapi tampaknya tidak ada komisioner Bawaslu RI yang datang, karena bertepatan pendaftaran caleg,” katanya.

Sementara, anggota timsel wilayah II Andi Lukman Irwan, mengungkapkan jika testnya sendiri dilaksanakan selama dua hari, karena calon petahana akan mengikuti tes dihari kedua.

Hal itu sengaja dilakukan, karena soal untuk test pendaftar umum dan yang saat ini menjabat akan berbeda. Sehingga, tidak ada jaminan bagi para petahana atau komisioner saat ini akan melenggang kembali untuk periode selanjutnya.

“Komisioner saat ini tetap mengikuti tes, mendaftar juga, walaupun di tes tersebut, berbeda dengan peserta umum. Karena, petahana ini akan ditangani langsung oleh Bawaslu RI, karena petahana ini ada standar tes yang melihat bagaimana performancenya selama ini, karena pasti mereka punya pengetahuan lebih baik,” terang Andi Lukman Irwan. (*)


div>