KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Seleksi CPNS Marak Modus Penipuan, Sekda Himbau Jangan Mudah Tertipu

Reporter:

Sudirman

Editor:

Iskanto

Kamis , 18 Oktober 2018 09:37
Seleksi CPNS Marak Modus Penipuan, Sekda Himbau Jangan Mudah Tertipu

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju, Suaib.

MAMUJU, RAKYATSULSEL.COM – Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 mendapat perhatian khusus dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju, Suaib. Ia berpesan agar seluruh masyarakat, utamanya yang mengikuti pendaftaran agar jangan mudah tertipu. Hal itu ia sampaikan usai melakukan pertemuan terbatas bersama Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) di ruang kerjanya, Kamis (18/10).

“Himbauan ini disampaikan menyusul masih ditengarai adanya upaya-upaya oknum tertentu untuk melakukan modus penipuan kepada calon peserta seleksi CPNS. Potensi tersebut semakin dimungkinkan dengan adanya mindset masyarakat yang menilai proses penerimaan CPNS selalu identik dengan praktek KKN ataupun suap,” ucap Suaib.

Suaib menjelaskan, hasil ujian nanti dapat disaksikan langsung oleh keluarga peserta lewat layar monitor yang akan disipakan diluar ruang ujian. Sehingga, kata dia, untuk melihat nilai hasil ujian peserta itu terbuka untuk umum.

“Saya pastikan itu semua tidak benar, jadi kalau ada yang mengatas namakan pejabat daerah, baik itu Bupati, Sekda hingga BKDD dan meminta uang kepada peserta untuk dapat diluluskan. Saya tegaskan itu adalah penipuan, karena penerimaan pegawai berbasis online tahun ini murni dan tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun,” terangnya.

Terkait adanya isu penyetoran berkas fisik ke BKDD, hal itu juga ditampik mantan tenaga teknis Dinas Kesehatan ini. Dijelaskannya, agar peserta mengikuti anjuran dari BKN dalam tahap pendaftaran, tidak ada proses pengumpulan berkas secara fisik.

“Sesuai penjadwalan, Proses seleksi sendiri akan dilakukan pada tanggal 26 oktober- 17 November 2018, dengan menggunakan 100 unit komputer. Jadi ujiannya akan bertahap, yang paling penting disiapkan oleh calon peserta adalah kesiapan mental dan jangan gagal fokus. Jaga kesehatan, banyak belajar serta yang utama banyak-banyak berdoa agar semua nanti dilancarkan. Karena siapapun yang akan dinyatakan lulus nantinya tentu adalah orang-orang terpilih dengan persiapan yang matang,” tandas Suaib. (*)


div>