JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Selingkuhi Istri Orang, Wakil Ketua DPRD Bekasi Dicopot

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 28 April 2016 11:31
Selingkuhi Istri Orang, Wakil Ketua DPRD Bekasi Dicopot

Ilustrasi.

RakyatSulsel.com — Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Muhamad Dian dicopot dari jabatannya karena terbukti berselingkung dengan istri orang. Selain itu, terbukti juga menelentarkan istri sahnya beserta anaknya. Selain dicopot, politisi Partai Gerindra itu juga terancam pergantian antara waktu (PAW).

Pencopotan itu sesuai Surat Keputusan DPP nomor 011-4/11Gerindra/kt/2016 dengan Rekomendasi Mahkamah Kehormatan pada Selasa (26/4) lalu. Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Ibnu Hajar Tanjung membenarkan pencopotan Muhamad Dian, sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi.

”Benar, Dian sudah dicopot sejak Selasa (26/4),” kata Ibnu Hajar Tanjung Rabu (27/4).

Tanjung mengatakan, dalam surat DPP tersebut mengeluarkan empat keputusan. Pertama Mohamad Dian harus menafkahi keluarganya, kedua tidak diperbolehkan lagi selingkuh, ketiga dicopot sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi.

Lantas, yang keempat, kata Tanjung, apabila surat rekomendasi itu tidak ditaati oleh yang bersangkutan, maka tidak menutup kemungkinan bakal turun surat pergantian antar waktu (PAW).

Untuk sementara ini, kata Tanjung, posisi wakil ketua dewan diisi oleh Irman Firmansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra. Kemudian, kekosongan ketua fraksi akan diberikan ke anggota dewan yang lainnya yakni Tahapan Bambang.

[NEXT-RASUL]

Tanjung menjelaskan, proses pencopotan ini setelah pihak Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi mengirimi surat ke DPC Gerindra Kota Bekasi terkait masalah yang menimpa Mohamad Dian. Dari situ, kata dia, diteruskan ke DPD Gerindra Jawa Barat, dan akhirnya DPP Gerindra memutuskan.

Menurutnya, perbuatan Mohamad Dian tidak terpuji sebagai anggota dewan yang terhormat. Sebab, dia tak mau partainya tertimpa masalah setelah perbuatan kadernya yang dianggap tidak senonoh.

”Mereka kan angggota dewan mendapat gelar yang terhormat, masa tindakannya seperti orang yang tidak dihormati,” jelasnya.

Ketua BK DPRD Kota Bekasi, Sudirman, mengaku belum menerima surat pemberitahuan secara resmi yang dilayangkan pengurus Partai Gerindra Kota Bekasi.”Sampai hari ini, saya belum menerima surat pemberitahuan terkait kebenaran hal tersebut. Apakah surat penghentian tersebut berasal dari DPP Gerindra atau dari mana, saya belum tahu kebenaarannya,” katanya.

Dia menegaskan, pihaknya tidak akan gegabah memberikan komentar terkait penghentian Wakil Ketua III DPRD Kota Bekasi sebelum mendapat pemberitahuan secara resmi. ”Kan ada aturannya setiap pemberhentian dan pengangkatannnya, setidaknya aturan itu yang akan kami jalankan,” tandasnya.

Seperti diketahui, kasus ini mulai terkuak setelah istri pertama M Dian, bernama Djaenab binti Engga mengadukan nasibnya ke Badan kehormatan DPRD Kota Bekasi, pada Januari 2015 silam. Dalam aduannya, Jaenab mengaku adanya wanita simpanan lain yang dimiliki suaminya.

[NEXT-RASUL]

Hingga akhirnya BK mengeluarkan surat rekomendasi kepada DPC Gerindra untuk menyelesaikan kasus yang dialami M Dian. Baru Selasa (26/4) kemarin, DPC Gerindra Kota Bekasi secara resmi mengumumkan bila M Dian sudah dicopot sebagai wakil ketua DPRD. (dny/yuz/JPG)


Tag
  • selingkuh
  •  
    div>