JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Semen Indonesia Ikutkan Siswa Berprestasi Program BUMN Hadir Untuk Negeri

Reporter:

Sugihartono

Editor:

Dewi Yuliani

Sabtu , 11 Agustus 2018 23:52
Semen Indonesia Ikutkan Siswa Berprestasi Program BUMN Hadir Untuk Negeri

int

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM — Indonesia bekerjasama dengan PT Industri Kapal Indonesia dan PT Kawasan Industri Makassar (Kima) memberangkatkan 25 Siswa – Siswi yang berasal dari berbagai daerah di Sulsel untuk mengikuti  Program BUMN hadir untuk negeri yakni ” Siswa Mengenal Nusantara”.

Ke 25 Siswa ini akan berangkat menuju Provinsi Sumatra Barat ini akan mengikuti proses pertukaran pelajar untuk mengenal Budaya dan adat istiadat masyarakat Minang selama tujuh hari.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Subhan yang mewakili direksi PT Semen indonesia mengungkapkan, kegiatan siswa mengenal nusantara ini bertujuan untuk mengajarkan rasa kebinekaan sejak dini kepada para Siswa untuk berinteraksi langsung  dengan masyarakat dan pemerintah daerah yang dituju. 

” Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada para siswa” Jelas Subhan saat melepas

“Siswa Mengenal Nusantara” di Ruang Krakatau Hotel Horison Makassar, Sabtu (11/8), bersama Perwakilan dari Kodam XIV Hasanuddin Aster Kolonel Heri Prakosa dan Perwakilan dari Dinas Pendidikan Makassar H. Misi.

 Subhan menambahkan,  kegiatan ini juga merupakan respon terhadap perkembangan teknologi yang begitu pesat. Menurutnya,  teknologi ibarat dua mata pisau yang bisa menyebabkan degradasi serta mengikis keragaman, budaya dan adat istiadat.

” Proses perubahan zaman dari generasi X ke generasi milenial rawan akan perubahan dan degradasi budaya, Sehingga kegiatan siswa mengenal nusantara ini menjadi penting untuk terus diselenggarakan “tuturnya.

Senada dengan Subhan, Perwakilan Kodam XIV/ Hasanuddin, Kolonel Heri Prakosa yang turut hadir dalam acara tersebut menjelaskan jika Program BUMN ” Siswa mengenal nusantara” perlu untuk terus dilakukan, Pasalnya negara harus hadir dalam menjaga tonggat estavet pembangunan dengan mengajarkan wawasan kebangsaan dan kebinekaan kepada anak – anak sejak dini. 

” Hari ini negara lain tak lagi mengintilfrasi masyarakat kita dengan adu fisik, melainkan menghancurkan genarasi mudanya, misalnya dengan narkoba, atau doktrin – doktrin yang dapat membahayakan kebhinekaan dan bangsa ini”

Salah satu peserta Siswa Mengenal Nusantara, Asri yang berasal dari SMA Negeri sembilan belas  Bone, mengaku sangat bangga dapat mengikuti progam BUMN untuk negeri ini. Ia harus bersaing dengan ribuan peserta lain untuk dapat mewakili Kabupaten Bone,  dan bergabung bersama perwakilan Sulsel untuk mengikuti Program BUMN hadir untuk negeri ini. 

” Pastinya senang, kebanggan tersendiri, kerena dari dua puluh enam ribu diseleksi, hanya sekitar 20 an orang yang mewakili Sulsel” demikian Asri. 


div>