RABU , 23 MEI 2018

Seminggu Kenalan Langsung Gituin Remaja, Kini Hamil Dua Bulan

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Selasa , 09 Mei 2017 22:43
Seminggu Kenalan Langsung Gituin Remaja, Kini Hamil Dua Bulan

int

RAKYATSULSEL.COM — Seorang pemuda di Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah (Lamteng), diamankan Polsek Terbanggibesar.

Dia ditangkap karena tega mencabuli remaja berinisial P, 16, yang baru dikenalnya seminggu di media sosial.

Korban yang sudah tidak sekolah itu dicabuli di sebuah toko milik rekannya di Kelurahan Bandarjaya Timur hingga hamil dua bulan pada 27 Maret 2017 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Terbanggibesar Kompol Saifullah mengatakan tersangka ditangkap berdasarkan laporan keluarga korban.

“Korban mengaki telah dicabuli tersangka dan pihak keluarga melaporkan hal ini ke Polsek Terbanggibesar. Tersangka langsung ditangkap di rumahnya pada 30 April,” katanya.

Modus tersangka mencabuli, kata Saifullah, mengajak korban main ke toko temannya di Kelurahan Bandarjaya Timur.

“Kemudian temannya pergi meninggalkan keduanya. Di dalam kamar toko, terjadilah pencabulan terhadap korban hingga kini hamil dua bulan,” ujarnya.

Ditanya apakah ada unsur pemaksaan atau ancaman, Saifullah menyatakan pengakuan tersangka tidak ada.

[NEXT-RASUL]

“Nggak ada pemaksaan atau ancaman. Korban dirayu hingga terjadi pencabulan. Tersangka hanya menjanjikan akan bertanggung jawab atas perbuatannya,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 81 dan 82 UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

“Tersangka diancam kurungan 15 tahun penjara,” katanya.

Sedangkan Galih yang bekerja sebagai tukang pangkas rambut ini mengakui perbuatanya.

“Iya. Saya baru kenal seminggu lewat Instagram. Awalnya, saya jemput dari rumahnya untuk mengajak makan. Sebelum makan, saya ajak mampir ke tempat toko teman. Tapi, teman malah pergi meninggalkan kami berdua. Di sinilah saya merayu P hingga akhirnya, saya tiduri korban,” katanya.

Ditanya sudah berapa kali melakukan perbuatan itu terhadap korban, Galih mengaku baru satu kali. “Baru sekali itu. Setelah itu tidak bertemu lagi. Tahu-tahu sudah dilaporkan. Saya juga tidak tahu kalau P hamil. Saya siap bertanggung jawab,” tuturnya. (sya/c1/dna)


Tag
div>