SENIN , 22 OKTOBER 2018

Sempat Bebas, Terdakwa Pencabulan Kembali Divonis Bersalah

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 15 Februari 2016 14:28

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Kendati sempat mendapatkan vonis bebas pada tahun 2013 lalu, terdakwa kasus persetubuhan di bawah umur, H Muh Arfah, akhirnya kembali dijebloskan ke penjara atas perintah putusan Mahkamah Agung (MA).

Putusan MA tersebut keluar, setelah kasasi yang diajukan oleh Kejaksaan Negeri Sinjai Ke Mahkamah Agung dan hasilnya kasasi tersebut dikaabulkan.

Kasi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Sinjai, Faisah SH mengatakan bahwa putusan kasasi ini keluar pada tanggal 28 Agustus 2015 dan baru diterima pada 10 Februari 2016. “Setelah itu kami terima, kami langsung mendatangi rumah terdakwa selama dua kali, namun baru sempat datang pada hari ini Senin (15/2),” ungkapnya, Senin (15/2).

Sementara, Kajari Sinjai, Muh Sumartono mengatakan bahwa pelaku saat ini sudah dieksekusi. “Dia (terdakwa) tadi datang pagi-pagi menyerahkan diri dan sudah kita bawah ke tahanan,” pungkasnya.

Menurutnya, pada tahun 2013 lalu, pelaku oleh Jaksa dituntut dengan pasal 81 ayat 1 tentang perlindungan anak dengan tuntutan 5 tahun dan denda 80 juta rupiah subsider 3 bulan penjara. Namun saat itu, Terdakwah divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Sinjai. “Namun dengan adanya putusan MA atas kasasi ini, Terdakwa terbukti bersalah dan divonis 3 setengah tahun dan denda 80 juta subsider tiga bulan penjara,”ujarnya.

Diketahui, H Muh Arfah arfah dijebloskan ke penjara karena pada Tahun 2013 lalu, terbukti melanggar UU Perlindungan anak dengan melakukan persetubuhan pada “C Binti S” yang masih di bawah umur.


div>