SABTU , 26 MEI 2018

Sempat “Dipaksa” Pakai Baju Barakka, Hati Orang Tua Ini Tetap PAMMASE

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Selasa , 08 Mei 2018 21:37
Sempat “Dipaksa” Pakai Baju Barakka, Hati Orang Tua Ini Tetap PAMMASE

ist

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Isu pengalihan dukungan yang ditebar tim pasangan Baso Rahmanuddin-Anwar Sadat (Barakka) akhirnya kembali terkuak. Warga mengaku mendapat paksaan mendukung demi sebuah pencitraan.

Hal ini diungkapkan dua pendukung setia pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE). Penyampaian ini untuk menepis jika dirinya mengalihkan dukungan.

Keduanya adalah Baso Pewang dan H Muhadi. Mereka langsung menemui dan rela menanti Amran Mahmud yang sedang berkampanye demi menjawab isu liar.

Kepada Amran Mahmud, keduanya jujur mengaku menghadiri kampanye Barakka beberapa waktu lalu di Kecamatan Sajoanging. Tapi, kedatangannya bukan untuk pengalihan dukungan.

“Saya hadir karena menghargai panggilan pemerintah setempat pak,” ucap Baso Pewang yang diamini H Muhadi, Selasa (8/5/2018).

Pada kesempatan itu pula, mereka meluruskan soal memakai baju Barakka. Ternyata, mereka mengaku dipaksa untuk memakai baju Barakka.

Mendengar hal itu, Amran Mahmud tersenyum dan meminta keduanya untuk senantiasa memilih dengan menggunakan hati nurani. Ia pun meyakini, warga Wajo sudah tak bisa diintimidasi untuk mendukung kandidat tertentu. (*)


div>