SENIN , 22 JANUARI 2018

Sempat Diragukan, KNKT Buka Black Box Cuma 24 Jam

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Kamis , 29 Januari 2015 22:27

JAKARTA,RAKYATSULSEL.COM – Indonesia sempat diragukan tak mampu melakukan investigasi kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata pada Minggu, 28 Desember 2014. Keraguan tersebut muncul dari negara asing.

Hal itu diungkap Ketua Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi saat menggelar jumpa pers di kantornya, Jalan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis (29/1).

Bahkan kata Tatang, ruangan laboratorium KNKT sampai-sampai ‘diintip’ oleh media asing. “Sampai-sampai ruangan kita yang sederhana ini diintip,” ujarnya.

Tatang menduga, keraguan negara asing itu muncul lantaran kantor KNKT yang ukurannya relatif kecil. Meski begitu, Tatang menegaskan bahwa kemampuan KNKT melakukan investigasi kecelakaan tak perlu diragukan lagi.

Mengingat sejak 7 tahun lalu KNKT, kata Tatang, sudah berpengalaman melakukan investigasi kecelakaan, baik tranportasi udara, darat, laut, dan kereta api.

Tak mau diremehkan oleh negara asing dan luar negeri, Tatang lantas pamer bahwa KNKT bisa membuka black box dalam waktu 24 jam saja.

“Black box AirAsia bisa kita buka dua-duanya dalam waktu 24 jam dan itu bagus hasilnya,” tukasnya. (JPNN)


div>