JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Sempat Kecewa dengan Putusan Wasit, Madura United Tahan Imbang Arema FC

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 15 Mei 2017 00:59
Sempat Kecewa dengan Putusan Wasit, Madura United Tahan Imbang Arema FC

Madura United curi satu angka dari kandang Arema FC (Twitter@MaduraunitedFC)

MALANG – Setelah selalu kalah dalam dua kunjungan terakhir ke Kanjuruhan, Madura United akhirnya bisa mencuri poin dari kandang Arema FC tersebut. Dalam laga Minggu, (14/5), Madura United berhasil menahan imbang 1-1 Arema FC.

Laga itu sendiri sempat diwarnai protes dari para pemain Madura United terhadap keputusan wasit Asep Yandis. Begitu wasit menunjuk titik putih bagi Arema pada menit 68, para pemain Laskar Sape Kerrab – julukan Madura United, memprotes putusan tersebut.

Toh, wasit tetap pada putusannya. Hal itu membuat para pemain kemudian meninggalkan lapangan dan menuju pinggir berkomunikasi dengan pelatih Gomes de Olivera. Tindakan itu dilakukan karena Bayu Gatra cs kecewa dengan putusan penalti tersebut.

Kejadian bermula ketika bola liar di kotak penalti Madura United diperebutkan oleh Arthur Cunha dan Peter Odemwingie. Arthur Cunha hendak menyundul bola, sedangkan Odemwingie fokus terhadap bola dengan maksud membuangnya. Kepala dan kaki Odemwingie berbarengan untuk mendapatkan bola.

Dalam tayangan ulang sebenarnya kaki Odemwingie tak mengenai kepala Arthur Cunha. Tapi, bek asal Brasil tersebut terjatuh kesakitan seolah kepala dia terkena kaki Odemwingie. Wasit menunjuk titik putih lantaran Odemwingie mengangkat kaki terlalu tinggi dan dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap Arthur Cunha.

Acungan jempol pantas diberikan kepada skuad Madura United. Usai berkonsultasi dengan Gomes, para pemain memutuskan tetap melanjutkan pertandingan. Mereka pun menerima putusan penalti dari wasit Asep Yandis.

Dalam laga tersebut, Madura United berhasil mengimbangi permainan Arema. Pada babak pertama, skor berakhir imbang 0-0. Pada babak kedua, Madura United terus berinisiatif melakukan serangan. Hasilnya, mereka unggul lebih dahulu lewat sundulan Dane Milovanovic pada menit 54.
[NEXT-RASUL]

Gol bermula dari serangan lewat sayap kiri pertahanan Arema. Sebuah umpan lambung disundul oleh Odemwingie ke area kotak penalti. Milovanovic yang tanpa kawalan berhasil meneruskan lewat sundulan dan merobek jala gawang Singo Edan – julukan Arema. Madura United memang langsung tampil menggigit setelah Gomes memasukkan Greg Nwokolo dan Bayu Gatra pada awal babak kedua.

Tertinggal, Arema terus melakukan serangan. Hingga akhirnya mereka mendapat penalti yang sempat diprotes oleh para pemain Madura United. Cristian Gonzales berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti pada menit 71 setelah pertandingan terhenti sejenak.

Upaya Arema dan Madura United untuk menambah gol selalu kandas. Pelatih Arema, Aji Santoso, layak berterima kasih kepada kiper Kurnia Meiga yang tampil brilian. Dia melakukan lima penyelamatan gemilang termasuk peluang terakhir Madura United lewat tendangan Milovanovic.

Kendati gagal meraih kemenangan, skor 1-1 bisa dikatakan cukup memuaskan bagi Madura United. Maklum saja, dalam dua kunjungan terakhir sebelumnya ke Kanjuruhan, mereka selalu kalah. Sementara itu, bagi Singo Edan, hasil seri tersebut jelas kerugian. Maklum saja, pada laga sebelumnya mereka kalah 0-1 di kandang PSM Makassar. Dalam dua laga terakhir di Liga 1, Arema gagal meraih kemenangan.

SUSUNAN PEMAIN
Arema FC (4-3-3): Kurnia Meiga, Ahamd Alfarizi, Arthur Cunha, Bagas Adi Nugroho (Hendro Siswanto 83), Beny Wahyudi, Juan Pablo Pino, Adam Alis, Hanif Sjahbandi (Jad Noureddine 46), Esteban Vizcarra, Andrianto (Dendi Santoso 46), Cristian Gonzales
Pelatih: Aji Santoso

Madura United (4-3-3): Hery Prasetyo, Fachruddin Wahyudi, Fabiano Beltrame, Rifad Marasabessy (Bayu Gatra 51), Asep Berlian, Rizky Dwi, Dane Milovanovic, Slamet Nurcahyono, Engelberd Sani, Saldi (Greg Nwokolo 46), Peter Odemwingie
Pelatih: Gomes de Olivera

Skor: 1-1
Pencetak Gol: Gonzales 71-p – Milovanovic 54. (epr/JPG)


div>