RABU , 21 NOVEMBER 2018

Sentimen Positif Temporer yang Potensial Membahayakan Rupiah

Reporter:

Editor:

Iskanto

Kamis , 08 November 2018 12:17
Sentimen Positif Temporer yang Potensial Membahayakan Rupiah

int

#catatan hasil Pemilu sela AS

BEBERAPA hari ini para pelaku dan pakar ekonomi Indonesia sedikit girang. Kondisi Rupiah mulai membaik, kata mereka. Seiring dengan itu, beberapa pihak mulai berencana mendatangkan sebagian modalnya ke Indonesia dengan kondisi positif ini.

Pemerintah mulai kembali seperti bergairah. Namun, apakah hal ini akan terus mengalami perkembangan positif?

Sejenak kita melihat bahwa penyebab terjadinya trend positif terhadap nilai tukar Rupiah dikarenakan sedikit meredanya suasana perang dagang AS-China. Jadi bukan karena tindakan siapapun.

Hal ini murni karena kongres Amerika Serikat sementara melakukan Pemilu dalam pemerintahannya.

Dan dalam proses Pemilu tersebut, ekonomi AS memantau secara penuh prosesnya. Sebab, apapun yang terjadi, kebijakan ke depan sektor ekonomi akan sangat dipengaruhi oleh otoritas partai yang menguasai kongres.

Kongres akan menjadi pengawas dan pendukung kebijakan Presiden Donald Trump untuk ke depannya.

Bisa dibayangkan ketika Trump dengan tidak dominan di kongres berhasil membuat beberapa negara menjadi ketakutan dengan kebijakan-kebijakan sektor ekonominya.

Akan bagaimana kekuatan AS dengan kekuatan Trump yang lebih dominan dalam Senat sebagai pengambil keputusan di kongres AS?

Mari mewaspadai, karena dengan kekuatan yang lebih powerfull seperti itu, maka AS sepertinya dengan mudah akan bisa mendominasi kembali pasar ekonomi global.

Semoga dengan kondisi positif yang temporer seperti hari ini, pemerintah kita sadar bahwa hal ini berlangsung sementara. Dan sebuah gelombang kekuatan ekonomi besar siap menghantam. Dikarenakan neraca dagang berjalan kita masih sangat labil begitu pula trend import kita yang masih sangat dominan.

Penulis :

Adhi
Direktur Yayasan Bina Insan Bangsa


Tag
div>