SELASA , 12 DESEMBER 2017

Sepanjang 2017 sudah 36 Perusahaan Gulung Tikar di Batam

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Jumat , 06 Oktober 2017 21:27
Sepanjang 2017 sudah 36 Perusahaan Gulung Tikar di Batam

int

BATAM, RAKYATSULSEL.COM – Kondisi perekonomian di Batam, Kepulauan Riau, sepanjang 2017 belum juga membaik. Buktinya, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencatat hingga Okotber ini sedikitnya ada 36 perusahaan yang gulung tikar alias tutup.

Jumlah ini mengalami peningkatan dari Mei lalu yakni 34 perusahaan. “Ada dua perusahaan yang sudah mengkonfirmasi akan berhenti beroperasi dalam bulan ini dan tengah memasuki tahap penyelesaian hak karyawan,” kata Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Jumat (6/10).

Dia menyebutkan satu perusahaan Sanmina dalam tahap penyelesaian hak pekerjanya, dari jumlah 190 karyawan, masih ada 21 karyawan lagi yang dalam proses penyelesaian, sedangkan sisanya sudah selesai.

Sedangkan satu perusahaan lainnya yakni Hymold juga telah mengkonfirmasi untuk berhenti beroperasi dalam tahun ini. “Komunikasi terakhir mereka masih produksi bulan ini, mengenai hak karyawan juga dalam tahap, mayoritas pekerja mereka kontrak semua,” ujarnya.

Rudi menyebutkan pihak perusahaan beralasan penutupan ini disebabkan tidak ada lagi pesanan yang masuk, sehingga perusahaan memutuskan untuk menghentikan operasional. “Tak ada order yang masuk, jadi tak ada pengerjaan,” sebutnya.

Disinggung mengenai perusahaan yang baru yang mulai beroperasi tahun ini, Dia menyebutkan ada beberapa tapi masih skala kecil, dan itu tidak menyerap tenaga kerja yang cukup banyak.

“Tapi kita bersyukur, pembukaan yang dilakukan beberapa perusahaan beberapa waktu lalu memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pencari kerja di Batam,” ujarnya.


div>