RABU , 21 NOVEMBER 2018

Sepi Peminat, Lelang Pete-Pete Smart Tetap Lanjut

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 24 Mei 2018 11:57
Sepi Peminat, Lelang Pete-Pete Smart Tetap Lanjut

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat melaunching Pete-pete Smart beberaoa waktu lalu. Foto: Dok. RakyatSulsel

*Masih Menunggu Hasil Kajian Kemenhub

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Meski sempat terkendala tender pengadaannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap mengupayakan kehadiran angkutan umum smart, yang dikenal dengan nama Petepete Smart ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI mengatakan, bahwa pihaknya tidak mungkin menghentikan proyek kendaraan berstandar dunia yang sudah dicanangkan sejak dua tahun lalu, tepatnya tahun 2016.

“Tidak mungkin dihentikan, tetapi intinya dimulai (tender) kalau sudah ada dokumen kelayakan dari Kementerian, yang berdasarkan studi kelayakan terkait perubahan Over Dimension Over Load (Odol). Odol inilah yang paling mengganggu efesiensi angkutan transportasi di Indonesia,” jelas Syamsu Rizal MI, Rabu (23/5).

Deng Ical, sapaan akrabnya, juga menjelaskan bahwa jika Ddmensi sudah masuk dan load faktornya paten, maka Odol yang menjadi permasalahan ini bisa langsung dibuatkan dokumen untuk dilelang.

“Kita meminta Kadishub untuk memastikan kelayakannya. Jadi kita akan dikirimkan tim atau kita yang membawakan tim penilai kelayakannya (Petepete Smart),” ucap Deng Ical.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian pengadaan, bagian pengadaan barang dan jasa Pemkot Makassar, Surahman juga mengakui, bahwa proses tender pengadaan petepete smart tersebut tetap berjalan, hanya saja masih menunggu kajian dari SKPD terkait.

“Tidak (dibatalkan), kami dari UPL sementara menunggu dokumen dari dinas, kalau dokumen teknis pengadaan sampai ke bagian layanan, kita bisa proses. Jadi tidak ada pembatalan,” ungkap Surahman.

Ia menyampaikan bahwa memang sebelumnya proses tender petepete smart ini tidak mendapatkan peminat dari perusahaan yang mengikuti lelang. Dari empat perusahaan hanya satu yang lulus namun tidak memenuhi syarat di tahapan selanjutnya.

“Dokumen teknis pengadaan yang harus dilengkapi yakni kerangka acuan kerja, rencana anggaran biaya, harga perkiraan sendiri (HPS), rencana kontrak dan spesifikasi dan gambar teknis,” terangnya.

Sekedar diketahui, perencanaan pengadaan petepete smart ini telah disetujui pusat, Pemkot Makassar baru akan melakukan tender di Unit Layanan? Pengadaan (ULP) dengan rencana anggaran Rp2,7 miliar untuk 10 unit kendaraan. (*)


div>