RABU , 21 NOVEMBER 2018

Serang Polisi Saat Grebek Bandar Narkoba di Jl Dangko, 20 Pemuda Ditangkap

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Jumat , 04 September 2015 14:10

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Brimob Polda Sulselbar menangkap 20 orang pelaku penyerangan anggota Polsek Pelabuhan Makassar, yang saat itu melakukan penggrebekan rumah Daftar Pencarian Orang (DPO) bandar Narkoba, Tomo, di Jl. Dangko, sekira pukul 23.30 Wita malam tadi (Kamis, 3/9/15).

Informasi yang dihimpun dari kepolisian menyebutkan, berawal saat tim Sat Narkoba Polsek Pelabuhan mendapat info bahwa DPO yang mereka cari berada di di rumah seorang perempuan bernama A. Inggi Pratiwi di Jl. Dangko.

Operasi penggrebekan yang dipimpin Bripka Asnawi berhasil menemukan rumah itu. Saat Bripka Asnawi masuk, ditemukan beberapa anak muda sedang asyik pesta sabu-sabu. Tapi mereka mengetahui kedatangan polisi ini dan langsung kabur melarikan diri.

Tak berapa lama, terdengar teriakan dari luar rumah “Serbu, bunoi (bunuh mereka)” disertai serangan anak panah busur, lemparan batu, bom molotov dan paling sadis, senjata rakitan papporo.

Sementara tim Bripka Asnawi berlindung di dalam rumah itu. Meski Bripka Siregar nyaris kena busur. Beruntung hanya keserempet senjata rakitan mematikan itu.

Terdesak, Bripka Asnawi kemudian meminta bantuan hingga pasukan Brimob Polda Sulselbar, Polsek Tamalate, Resmob Polda, dan Resmob Polrestabes. meluncur ke lokasi penyerangan itu.

Dengan cepat kondisi berhasil dikuasi dan mengevakuasi Bripka Asnawi dkk. Setelah itu menyisiran dilakukan dan hasilnya ada 20 orang berhasil diamankan bersama barang bukti.

Saat penyisiran, salah satu pelaku Asriadi (18) kena tembak kedua pahanya. Peluru dari paha kiri tembus ke paha kanan. Asriadi sudah mendapat perawatan medis di rumah sakit Haji.


div>