SENIN , 18 DESEMBER 2017

Sering Dilalui Truk Timbunan Rel KA, Dinas PU Bakal Inventarisir Jalan Rusak di Barru

Reporter:

Andi Amril

Editor:

asharabdullah

Kamis , 09 November 2017 15:09
Sering Dilalui Truk Timbunan Rel KA, Dinas PU Bakal Inventarisir Jalan Rusak di Barru

Salah satu jalan rusak di Barru akibat dilalui truk timbunan rel kereta api. Foto: Amril/RakyatSulsel

BARRU,RAKYATSULSEL.COM – Kerusakan sejumlah ruas jalan desa di kabupaten Barru akibat dilalui truk timbunan rel kereta api (KA) dinilai merugikan pemerintah daerah, sebab investasi dibidang infrastruktur jalan tersebut sudah dilakukan sejak beberapa tahun silam.

Dari kalkulasi nilai yang digelontorkan setiap tahun APBD Barru tentunya ‎tidak sedikit. Namun akibat dari hal tersebut, terkesan pihak jasa pengelola timbunan rel kereta membiarkan kerusakan yang terjadi.

Salah satu rekanan timbunan, PT Putra Rifqi Muzzakki menyebutkan bahwa tanggung jawab sebagai kontraktor timbunan ‎rel kereta api sudah dilakukan dengan mengucurkan dana retribusi serta uang debu yang dilalui.

“Kalo kami sudah ada ganti rugi lahan warga ‎dan kami membayar uang debu, bahkan kami menyetor untuk retribusi jalan,” ungkap Site Manager PT Putra Rifqi Muzzakki, Anjas saat ditemui belum lama ini.

Sementara itu, Kadis PU Barru Herman Jaya membenarkan terkait sejumlah ruas jalan kabupaten yang rusak. “Inilah yang menjadi kendala Dinas PU Kabupaten Barru‎ kedepannya, banyaknya kerusakan jalanan daerah akibat KA. Tidak bisa dipungkiri bahwa jalanan tersebut adalah jalanan umum, yang peruntukannya jelas untuk dilalui semua pihak,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (9/11).

Sehingga, lanjutnya, pihak Dinas PU juga tidak bisa berbuat banyak apalagi kegiatan tersebut adalah proyek nasional. Namun semua kerusakan jalan daerah yang berada di semua kecamatan, akan diinventarisir guna ‎dilakukan perbaikan nantinya.

“Beruntung ada dana sharing dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebesar Rp40 miliar tetapi kerusakan jalan ini diprediksi mencapai Rp60 miliar itu yang akan menjadi kendala nantinya,” jelasnya. (*)

 


div>