RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Setelah Lebaran, Sumarsono Lakukan Mutasi

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Senin , 04 Juni 2018 10:45
Setelah Lebaran, Sumarsono Lakukan Mutasi

Soni Sumarsono. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Proses pengisian jabatan atau mutasi lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sisa beberapa pekan lagi, hal itu sesuai yang disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gurbernur Sulsel, Soni Sumarsono. Hanya saja belum dipastikan kapan jadwal pelantikan tersebut dilakukan. Soni hanya menyampaikan jika pelantikan akan dilakukan pasca Hari Raya Idul Fitri tahun ini atau usai pelaksanaan Pilkada.

“Nanti kita lakukan setelah libur lebaran atau usai Pilkada,” kata Sumarsono, Minggu (3/6) kemarin.

Sumarsono mengungkapkan, jika pelantikan yang akan dilakukan tersebut untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong. Termasuk pelantikan pejabat eselon III dan IV. Khusus untuk mengisi posisi Asisten Ekonomi dan Pembangunan yang pejabatnya sudah akan pensiun dalam waktu dekat, bakal dibuka seleksi terbuka atau lelang jabatan.

“Habis lebaran kita akan lihat posisi yang kosong, karena habis lebaran itu akan ada beberapa jabatan yang kosong,” ujar lelaki yang juga menjabat Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri tersebut.

Ia pun menegaskan jika lelang jabatan dan pengisian posisi kosong dipastikan akan memiliki efek domino terhadap jabatan lainnya. Namun, menurutnya proses pengisian dan pergeseran pejabat merupakan hal yang lumrah dan biasa terjadi pada organisasi pemerintahan.

“Jelas akan ada efek bagi posisi pejabat lainnya. Tapi saya tegaskan ini bukan penataan ulang dan saya yakin ini lumrah dalam suatu pemerintahan,” tegasnya.

Selain berdasarkan hasil pantauannya sendiri, Sumarsono juga mengaku mendapatkan banyak keluhan terhadap kinerja sejumlah kepala OPD di Pemprov, diantaranya yakni Dinas Kesehatan, yang dilaporkan bahwa sejumlah pegawai outsourcing yang ada disana terlambat mendapatkan gaji, lantaran terjadi perubahan kewenangan pada beberapa UPT.

OPD lainnya yakni Dinas Pemuda dan Olahraga, yang menjadi sorotan media saat ini dengan masalah pengelolaan GOR Sudiang, serta hasil lelang stadion Barombong. Sementara di Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel, yang juga sudah sampai di telinga Gubernur terkait sejumlah even yang dilakukan pimpinan OPD, yang dinilai hanya sekedar melanjutkan even wisata yang sudah ada, namun tidak ada inovasi lainnya yang bisa bernilai baik terhadap pariwisata Sulsel.

Adapun saat ini, Soni hanya bisa memastikan pengukuhan Jumras yang sebelumnya sebagai Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, yang akan didefinitifkan sebelum lebaran Idulfitri, sebab yang bersangkutan dianggap paling layak setelah seleksi di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Sebelum lebaran, kami akan mengukuhkan dan melantik Jumras sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi secara definitif, ” ungkapnya.

Terkait jabatan Jumras yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel, Soni pun sudah mempersiapkan gantinya yakni Sekretaris Bina Marga dan Bina Konstruksi, Nasir Parawansa sebagai pelaksana tugas. Sementara untuk posisi Sekretaris yang akan ditinggalkan Parawansa dipilih Kabag Tata Usaha Biro Pembangunan Sulsel. (*)


div>