SENIN , 15 OKTOBER 2018

Setnov Akan Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus e-KTP

Reporter:

Editor:

dedi

Sabtu , 10 Desember 2016 23:35
Setnov Akan Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus e-KTP

Setya Novanto. Foto: dok/jpnn

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Setya Novanto (Setnov), mengaku akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurutnya, pihaknya merasa senang dengan panggilan tersebut agar fitnah yang ditujukan pada dirinya, tidak berlarut-larut. “Saya akan memberikan klarifikasi karena banyak fitnah-fitnah yang ditujukan terhadap saya,” katanya, Sabtu (10/12/2016), saat ditemui di Kota Parepare.

Setnov yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar), berjanji, akan menghadiri pemanggilan tersebut, jika dirinya tidak berhalangan dan tidak memiliki kendala.

“Kami tentunya berterima kasih jika dilaksanakan dengan waktu yang tepat, dan disesuaikan dengan waktu. Sehingga saya bisa memberikan hal-hal yang terbaik,” jelasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Setnov. Dirinya akan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP di Kementerian Dalam Negeri tahun 2011-2012.

Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan atas Setnov Selasa (13/12/2016) mendatang. “KPK sudah mengirimkan surat panggilan untuk Setya Novanto, ketua DPR RI terkait kasus e-KTP,” katanya, Jumat (09/12/2016).

Menurut Febri, penyidik akan mengklarifikasi sejumlah hal terkait kasus yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu. Sebab, kata dia, temuan KPK menunjukkan politikus yang sempat terseret kasus Papa Minta Saham itu, mengetahui proyek e-KTP.

“Saya tidak mengetahui detailnya. Namun, saksi diperiksa tentu karena dipandang mengetahui terkait kejahatan korupsi yang disidik,” jelasnya.


div>