RABU , 14 NOVEMBER 2018

Setoran Dividen PD Parkir Naik Sepuluh Kali Lipat

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 08 Agustus 2017 11:43
Setoran Dividen PD Parkir Naik Sepuluh Kali Lipat

Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya Muh Irianto Ahmad berbincang santai dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto. foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Muh Irianto Ahmad, membeberkan capaian realisasi pendapatan perusahaan daerah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, yang sangat signifikan di tahun ini. Jika melihat besarnya nilai dividen yang disetorkan PD Parkir ke kas Pemkot Makassar, maka besarannya tersebut mencapai sepuluh kali lipat dari yang sebelumnya.

Irianto menjelaskan, pada tahun 2015 pendapatan bersih PD Parkir hanya di kisaran Rp9,7 miliar. Di tahun 2016, mengalami peningkatan hingga Rp13,7 miliar.

“Perjalanan PD Parkir sejak akhir September 2015 hingga akhir 2016, pendapatan kita meningkat drastis dengan kenaikan kurang lebih Rp4 miliar,” ucap Irianto diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (8/8).

Ada pun laba bersih yang diperoleh pada tahun 2015 yakni Rp267,6 juta, juga mengalami lonjakan pada tahun 2016 yaitu sebesar Rp2,363 miliar. Dengan demikian, deviden yang akan disetorkan tahun 2017 ini, dipastikan juga akan mengalami peningkatan drastis. Jika tahun 2015 lalu dividen hanya ditargetkan sebesar Rp147,2 juta, berbeda dengan tahun 2016, dimana yang akan disetorkan tahun ini ditargetkan mencapai Rp1,299 miliar.

“Kita sudah menyetorkan ke kas daerah dividen sebesar Rp1 miliar, itu untuk triwulan kedua. Sehingga, kami optimistis di triwulan ketiga ini, sisa Rp299 juta itu kita setorkan semua secepatnya,” ungkap Irianto lagi.

Menurutnya, laba bersih tidak hanya berdasarkan dari hasil perhitungan PD Parkir semata, melainkan juga merupakan hasil audit lembaga keuangan independen. Beberapa faktor penyebab melonjaknya pendapatan di BUMD yang pernah dinobatkan sebagai Top BUMD 2017 di Indonesia tersebut, yakni melakukan efisiensi biaya operasional, termasuk memaksimalkan pendapatan pada tepi jalan umum.

“Efisiensi memang kita lakukan sejak pertama kami masuk, dan itu tercermin tahun 2016 kemarin kenaikan pendapatan yang hanya 48 persen kita bisa capai laba sepuluh kali lipat dari tahun 2015 lalu,” terangnya. (***)


div>