RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Shinta Mashita Harap Pemkot Realisasikan Keluhan Masyarakat

Reporter:

Editor:

MD

Selasa , 22 Mei 2018 20:58
Shinta Mashita Harap Pemkot Realisasikan Keluhan Masyarakat

Anggota DPRD Makassar dari Partai Hanura, Shinta Mashita mendengar keluhan warga saat reses ke III Masa Sidang Tahun 2017-2018, di Kelurahan Bongaya dan Kelurahan Baji Mappasunggu, Kecamatan Mamajang, Senin dan Selasa (21-22/5).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Shinta Mashita Molina melakukan reses ke-III, masa persidangan ke tiga tahun sidang 2017/2018 di Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate dan di Kelurahan Baji Mappakasunggu, Kecamatan Mamajang pada 21-22 Mei 2018.

Di Kelurahan Bongaya, Legislator Fraksi Hanura itu mendapat keluhan yang berfokus pada infrastruktur, seperti adanya pagar masyarakat yang melanggar roilen jalan dan rumah pos yang mengakibatkan jalanan do Jalan Baji Gau 2 itu menjadi sempit.

“Jadi warga meminta kepada saya untuk menyampaikan ke dinas terkait untuk menertibkan yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari mereka,” ungkapnya.

Sementara, di Kelurahan Baji Mappakasunggu Shinta mendapat keluhan yang berbeda , yakni soal aliran air yang menyebabkan banjir di Jalan Bagi Gau 1.

“Di Kelurahan Baji mappakasunggu, keluhan warga yakni, banjir di Jalan Baji Gau 1, setiap hujan sedikit pasti banjir. Disini ada dua fasilitas umum (fasum) ada SD Sambung Jawa dan Masjid, setiap hujan pasti kebanjiran. Hampi 9 tahun saya di DPRD Makassar dan sampai saat ini belum ada reasliasai dari Dinas Pekerjaan Umum,” kata Shinta.

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Mamajang-Mariso-Tamalate ini menjelaskan, yang mengakibatkan banjir itu ada aliran air dari Jalan Baji Gau ke Kelurahan Karanganyar itu tersumbat karena adanya beberapa faktor yakni, adanya pembangunan perumahan, dan limbah pembuangan dari pabrik tahu tempe yang mengakibatkan bantaran got semakin mengecil.

“Itulah permasalahannya selam ini, olehnya itu saya akan terus meminta kepada Dinas PU terkait hal tersebut dan saya berharap ada juga koordinasi antara lurah Mappakasunggu dan Karanganyar untuk membicarakan hal ini agar bisateratasi dengan baik,” tutup Shinta. (*)


div>