SELASA , 24 APRIL 2018

Siap Jadi Rujukan, RSUD Parepare Optimalkan Tiga Layanan Berkelas Ini

Reporter:

Anastasya

Editor:

Niar

Senin , 26 Februari 2018 19:36
Siap Jadi Rujukan, RSUD Parepare Optimalkan Tiga Layanan Berkelas Ini

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Menjadi rumah sakit rujukan terbesar di utara Sulsel, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare berupaya terus memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Salah satunya dengan mengoptimalkan tiga program layanan yang baru diluncurkan antara lain, operasi sistem kamera laparascopy, computed Temography (CT) Scan serta hemodialisa atau layanan kesehatan cuci darah.

Plt Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare Renny Anggraeny Sari kemarin menjelaskan bahwa ketiga layanan tersebut dibuka secara umum dan berlaku bagi seluruh peserta BPJS. Hanya saja, kata dia, khusus CT Scan yang sempat melayani setidaknya 20 pasien untuk sementara hanya dibuka bagi pasien rawat umum dan rawat inap. Layanan CT Scan bagi pasien rawat jalan peserta BPJS sementara distop sembari menunggu persetujuan dari pihak BPJS Parepare terkait tehnisnya.

“Permohonan terkait layanan CT Scan bagi pasien rawat jalan peserta BPSJ agar bisa diakomodir sudah kita ajukan. Mudah-mudahan bisa diterima oleh pihak BPJS. Karena untuk tarif umum CT Scan berkisar Rp1 juta,”Papar Renny Anggraeny Sari

Untuk layanan operasi laparascopy tambah Renny, sejauh ini berjalan maksimal melibatkan sejumlah dokter ahli yang telah berhasil menggelar puluhan operasi khusus batu empedu dengan sedikit irisan tersebut. Layanannya pun, ditanggung oleh BPJS.

Sementara layanan hemodialisa yang diklaim sebagai alat cuci darah tercanggih yang didatangkan dari Jepang bantuan Kaikokai Medical Centre, tambah Renny, juga semakin dimengoptimalkan pelayanannya. Penggunaan alatnya pun sudah ratusan kali dengan jumlah pasien 53 orang yang secara rutin melakukan cuci darah tiga kali dalam seminggu.

“Dan semua ditanggung BPJS. Untuk tarif umum khusus layanan cuci darah, nilainya Rp900 ribu persatu kali layanan,” katanya.

Sementara, salah satu dokter ahli bedah RSUD Andi Makkasau Parepare Ibrahim Kasim menjelaskan, khusus operasi laparascopy yakni operasi dengan irisan kecil pada kulit pasien dan menggunakan sistem kamera, adalah layanan bagi pasien dengan riwayat cholesistectomy atau pengangkatan batu empedu dan kantongnya.

“Keuntungan laparascopy sangat banyak tak hanya dari segi medis, tapi juga bagi pasien. Operasi ini lebih simple namun hasilnya maksimal. Prosesnya operasonya lebih cepat dan menghemat waktu pemulihan bagi pasien,”Jelas Ibrahim.(MP1)


div>